JAKARTA, DISWAY.ID - Ketua Umum Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) Agus Jabo Priyono menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto tengah memimpin perubahan besar dan fundamental dalam arah pembangunan nasional Indonesia.
Perubahan tersebut, menurutnya, mencakup politik luar negeri, kemandirian ekonomi, hingga upaya mewujudkan keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat.
“Presiden Prabowo sedang memimpin transformasi besar bangsa ini. Arah politik luar negeri Indonesia kembali ditegaskan sebagai politik bebas aktif yang berpihak pada perdamaian dunia,” ujar Agus Jabo dalam keterangannya di Jakarta, Kamis 5 Februari 2026.
BACA JUGA:AHY: Gentengisasi Gagasan Prabowo, Semacam Bedah Rumah
Ia menekankan bahwa Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo secara tegas menolak segala bentuk penindasan, baik penindasan bangsa atas bangsa maupun penindasan manusia atas manusia.
Prinsip tersebut, kata Agus Jabo, sejalan dengan amanat konstitusi dan nilai-nilai kemanusiaan universal.
“Indonesia harus hadir sebagai kekuatan moral di dunia internasional. Kita tidak boleh membiarkan praktik kolonialisme baru dalam bentuk apa pun,” tegasnya.
BACA JUGA:Sah! Adies Kadir Resmi Jadi Hakim MK Usai Dilantik Presiden Prabowo
Selain itu, Agus Jabo menyoroti komitmen Presiden Prabowo dalam membangun Indonesia yang mandiri dan berdaulat, khususnya melalui penguatan kedaulatan pangan.
Menurutnya, kemandirian pangan merupakan fondasi utama bagi kedaulatan nasional dan ketahanan negara dalam menghadapi tantangan global.
“Indonesia tidak boleh terus bergantung pada pihak lain. Kedaulatan pangan adalah kunci agar bangsa ini berdiri di atas kaki sendiri,” tegasnya.
BACA JUGA:6 Sentra Genteng di Indonesia, Geliat Industri di Tengah Proyek Gentengisasi Prabowo
Dalam bidang ekonomi, Agus Jabo menyampaikan bahwa Presiden Prabowo mendorong pembangunan sistem ekonomi yang berasas kekeluargaan, sebagaimana diamanatkan Pasal 33 UUD 1945, dan menolak praktik ekonomi kapitalistik yang hanya menguntungkan segelintir pihak.
“Ekonomi Indonesia harus dikelola sebagai usaha bersama. Sumber daya alam harus digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran seluruh rakyat, bukan untuk kepentingan segelintir elite,” ujarnya.
Agus Jabo juga menekankan target besar Presiden Prabowo untuk mewujudkan Indonesia yang bebas dari kemiskinan.