Tak Menutup Diri, Lapas Cipinang Gandeng Polri Usut Dugaan Penyelundupan Vape Etomidate

Sabtu 07-02-2026,10:16 WIB
Reporter : Subroto Dwi Nugroho
Editor : Subroto Dwi Nugroho

JAKARTA, DISWAY.ID -- Penanganan dugaan pengendalian peredaran vape etomidate dari dalam lembaga pemasyarakatan menegaskan pentingnya sinergi antar aparat penegak hukum. 

Dalam kasus ini, Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang bergerak cepat berkoordinasi dengan Bareskrim Polri sejak informasi awal diterima.

Kepala Lapas Cipinang, Wachid Wibowo, menyatakan koordinasi dan keterbukaan jadi kunci utama dalam memastikan penanganan perkara berjalan objektif dan profesional.

BACA JUGA:Dirut Bulog dan Menko Pangan Melaunching Serapan Gabah di Maros Sulsel, Topang Target 4 Juta Ton Setara Beras 2026

BACA JUGA:Peran Strategis Muhammadiyah Dorong Optimisme Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

“Begitu ada informasi dari kepolisian, kami langsung berkoordinasi dan melakukan langkah pengamanan internal. Seluruh proses kami lakukan bersama aparat penegak hukum,” ujar Wachid kepada wartawan, Jumat, 6 Februari 2026.

Wachid menjelaskan, sinergi dimulai sejak 31 Januari 2026, ketika pihak Lapas Cipinang menerima informasi resmi dari Kepolisian terkait dugaan adanya keterlibatan warga binaan dengan perkara hukum di luar lapas.

Informasi tersebut segera ditindaklanjuti melalui razia kamar hunian yang dipimpin jajaran pengamanan lapas.

Hasil razia menemukan dua unit handphone yang diduga digunakan untuk komunikasi ilegal.

Pada hari yang sama, pihak Bareskrim Polri melakukan pemeriksaan terhadap dua warga binaan terkait untuk kepentingan penyidikan.

BACA JUGA:Tinjau Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Wapres Tegaskan Keselamatan Warga Prioritas Utama

BACA JUGA:Kementerian, TNI, dan Polri Kompak Bahas Penguatan Moderasi Beragama, Ini Hasilnya

“Tidak ada penundaan. Barang bukti langsung kami amankan dan diserahkan ke penyidik. Ini bentuk komitmen kami menjaga transparansi,” kata Wachid.

Dalam skema sinergi tersebut, Kepolisian menangani aspek penyidikan pidana, sementara Lapas Cipinang fokus pada pengamanan internal dan penegakan disiplin pemasyarakatan.

Kedua warga binaan langsung ditempatkan di Blok Restoratif guna memastikan situasi tetap kondusif selama proses berjalan.

Kategori :