British Council East Asia Education Week 2026, Ajang Kolaborasi Pendidikan Tinggi Global

Sabtu 07-02-2026,11:53 WIB
Reporter : Doddy Suryawan
Editor : Subroto Dwi Nugroho

TANGERANG, DISWAY.ID -- British Council menyelenggarakan East Asia Education Week 2026 di Indonesia sebagai langkah memperkuat kemitraan pendidikan tinggi antara Inggris dan kawasan Asia Timur.

Ini sekaligus merumuskan arah baru pendidikan transnasional (Transnational Education/TNE) ke depan.

Forum ini mempertemukan pembuat kebijakan, pimpinan universitas, agen pendidikan, hingga alumni untuk membahas strategi kolaborasi multilateral, peningkatan kualitas rekrutmen mahasiswa internasional, serta model kemitraan lintas negara yang berkelanjutan.

BACA JUGA:Tak Menutup Diri, Lapas Cipinang Gandeng Polri Usut Dugaan Penyelundupan Vape Etomidate

BACA JUGA:Dirut Bulog dan Menko Pangan Melaunching Serapan Gabah di Maros Sulsel, Topang Target 4 Juta Ton Setara Beras 2026

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto mengatakan  penguatan pendidikan tinggi menjadi kunci pembangunan SDM unggul sesuai visi nasional.

Pemerintah, kata dia, terus membuka peluang pendidikan transnasional dan kerja sama global guna meningkatkan mutu perguruan tinggi Indonesia.

“Kolaborasi internasional menjadi kebutuhan strategis agar kampus Indonesia mampu bersaing secara global dan memberi akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Mendiktisaintek Brian saat membuka ThinkTNE Forum 2026, di Tanggerang, Kamis, 5 Febuari, 2026.

Dua agenda utama digelar, yakni East Asia Agents Conference yang membahas praktik rekrutmen mahasiswa yang etis dan profesional melalui UK Agent Quality Framework.

Selain itu ThinkTNE Forum yang berfokus pada pengembangan model kemitraan multilateral, inovasi program gelar bersama, hingga penguatan ekosistem pendidikan berbasis kawasan ekonomi khusus.

BACA JUGA:Peran Strategis Muhammadiyah Dorong Optimisme Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

BACA JUGA:Tinjau Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Wapres Tegaskan Keselamatan Warga Prioritas Utama

Sementara itu, East Asia Education Director British Council, Leighton Ernsberger, mengatakan kolaborasi lintas negara kini menjadi fondasi baru pendidikan tinggi global di tengah keterbatasan sumber daya dan perubahan kebijakan internasional. 

Kemitraan harus relevan, berkualitas, dan saling menguntungkan," katanya.

Selain diskusi, peserta juga melakukan kunjungan ke Deakin Lancaster Indonesia di Bandung dan Kawasan Ekonomi Khusus D-Hub BSD untuk mengeksplorasi peluang pengembangan kampus internasional dan pusat inovasi pendidikan.

Kategori :