Ryan Lochte, mantan perenang Amerika Serikat, pernah bilang banyak atlet memanfaatkan momen ini buat bersosialisasi di luar arena.
Matthew Syed, mantan atlet tenis meja Inggris yang kini jadi jurnalis, juga pernah cerita tentang meriahnya suasana di Olimpiade Barcelona 1992, terutama buat atlet muda yang baru pertama kali datang.
BACA JUGA:Link Live Streaming BATC 2026 Indonesia vs Thailand Hari Ini, Tayang di TVRI
Walaupun begitu, pembagian kondom sebenarnya bagian dari kampanye kesehatan dan pencegahan penyakit menular.
Sudah jadi tradisi di Olimpiade selama puluhan tahun.
Awal Tradisi Pembagian Kondom di Olimpiade Seoul 1988
Kondom telah lama dibagikan kepada atlet sejak Olimpiade Seoul 1988 sebagai bagian dari kampanye peningkatan kesadaran terhadap penyakit menular seksual, terutama pada masa puncak epidemi AIDS.
Tradisi tersebut terus berlanjut di edisi-edisi berikutnya.
BACA JUGA:Link Live Streaming BATC 2026 Hari Ini di TVRI, Misi Berebut Juara Grup
BACA JUGA:Jadwal Siaran Langsung BATC 2026 Indonesia vs Jepang Hari Ini, Live di TV Mana?
Pada Olimpiade Paris 2024, panitia menyediakan sekitar 300.000 kondom bagi atlet dan ofisial.
Rekor distribusi terbanyak masih dipegang oleh Olimpiade Rio 2016, dengan total 450.000 kondom yang dibagikan selama ajang berlangsung.
Namun, situasinya berbeda di Olimpiade Musim Dingin 2026 di Italia.
Jumlah yang disediakan jauh lebih sedikit, yakni sekitar 10.000 kondom.
Menurut laporan, seluruh persediaan tersebut sudah habis pada hari ketiga kompetisi.
BACA JUGA:Sambo Makin Mendunia, PP Persambi Siapkan Kejurnas hingga Event Internasional Sepanjang 2026