JAKARTA, DISWAY.ID - Berita transfer Darwin Nunez kembali memanaskan bursa jelang musim panas 2026 setelah dua klub Liga Inggris dikabarkan siap membuka negosiasi.
Mantan penyerang Liverpool itu disebut ingin meninggalkan Al-Hilal dan kembali merumput di Eropa.
Dalam kabar transfer Liga Inggris terbaru, Darwin Nunez sebelumnya dilepas Liverpool ke klub Liga Pro Saudi, Al-Hilal, dengan nilai transfer awal mencapai 46,2 juta poundsterling.
Kepindahan striker Uruguay tersebut sempat menjadi sorotan karena statusnya sebagai mantan pemain inti di Anfield.
BACA JUGA:Situasi Berubah di Al-Hilal, Masa Depan Darwin Nunez Jadi Sorotan Liverpool
Meski mencatatkan sembilan gol dan lima assist dari 24 penampilan bersama Al-Hilal, rumor kepindahan Darwin Nunez terus berembus.
Laporan terbaru menyebutkan sang striker mulai mempertimbangkan masa depannya dan ingin kembali bermain di kompetisi elite Eropa.
Sebelumnya, peluang Darwin Nunez kembali ke Eropa sempat terbuka pada awal Februari 2026 lalu.
Akan tetapi, rencana peminjaman ke klub Turki gagal terealisasi. Situasi tersebut membuat masa depan pemain 26 tahun itu semakin tidak pasti.
Masalah semakin rumit setelah Nunez dikabarkan tidak masuk skuad utama Al-Hilal akibat aturan kuota pemain asing di Liga Pro Saudi.
Artinya, Darwin Nunez absen hingga akhir musim dan tidak lagi tampil di kompetisi domestik.
Tottenham dan Newcastle Siap Tampung Darwin Nunez
Menurut laporan terbaru media Inggris, dua klub Liga Inggris yakni Tottenham Hotspur dan Newcastle United tertarik memboyong Darwin Nunez pada jendela transfer musim panas mendatang. Ketertarikan ini menambah panas spekulasi transfer Liga Inggris 2026.
Manajemen Spurs dan Newcastle disebut telah melakukan komunikasi awal dengan pihak perantara untuk mengkaji kemungkinan transfer Darwin Nunez. Diskusi tersebut fokus pada skema transfer serta penyesuaian nilai kontrak sang pemain.
Dalam perkembangan terbaru transfer Darwin Nunez ke Liga Inggris, sang striker dikabarkan siap menerima pemotongan gaji signifikan demi mengakhiri kariernya di Timur Tengah dan kembali bersaing di level tertinggi.