Kala itu, Real Madrid bahkan dikabarkan mendapat perhatian dari pihak Kedutaan Besar Tiongkok dan kembali mengeluarkan pernyataan permintaan maaf resmi.
Terjadi Saat Real Madrid Kampanye Anti-Rasisme
Kontroversi meme rasis Dean Huijsen terjadi di saat yang kurang tepat. Pasalnya, Real Madrid tengah menunjukkan komitmen kuat melawan rasisme di sepak bola Eropa.
Beberapa hari sebelum kasus ini mencuat, protokol anti-rasisme diaktifkan dalam pertandingan Liga Champions antara Real Madrid dan Benfica setelah dugaan pelecehan rasial terhadap Vinicius Junior.
Situasi semakin rumit ketika UEFA menjatuhkan sanksi sementara kepada Gianluca Prestianni terkait dugaan pelanggaran dalam laga tersebut. Jika terbukti bersalah, Prestianni terancam larangan bermain minimal 10 pertandingan.
Hingga saat ini, investigasi UEFA masih berlangsung dan belum ada keputusan final terkait kasus tersebut.