BACA JUGA:Transaksi Ramadan Naik, BNI Ingatkan Waspada Modus Kejahatan Siber Jelang Lebaran
Rute yang lebih lancar membantu menjaga emosi tetap stabil dan konsentrasi berkendara tetap terjaga.
2. Manajemen Waktu Tidur yang Baik
Kurangnya waktu istirahat merupakan salah satu penyebab utama menurunnya konsentrasi saat berkendara.
Selama Ramadan, siklus tidur sering kali terpotong karena harus bangun sahur dan menjalankan ibadah malam.
Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini dapat memicu rasa kantuk berlebih hingga microsleep yang sangat berbahaya.
3. Asupan yang Cukup Saat Sahur
Sahur memegang peranan penting sebagai sumber energi utama. Melewatkan sahur atau bahkan mengonsumsi makanan yang tidak seimbang dapat membuat tubuh cepat lemas dan mengantuk saat berkendara.
Asupan cairan yang cukup juga membantu menjaga kebugaran tubuh sehingga konsentrasi tetap optimal.
BACA JUGA:Tiket Mudik Gratis KAI Palembang Ludes 52 Persen, Rute Lubuk Linggau Habis
4. Gunakan Perlengkapan Berkendara Lengkap
Perlengkapan berkendara bukan sekadar pelengkap, melainkan perlindungan utama bagi pengendara sepeda motor.
Helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu wajib digunakan. Selain melindungi tubuh jika terjadi hal yang tidak diinginkan, perlengkapan berkendara lengkap juga meningkatkan rasa percaya diri dan kenyamanan selama perjalanan.
5. Jaga Jarak Aman
Menjaga jarak aman antar kendaraan sangat krusial, terutama saat berpuasa ketika konsentrasi dapat menurun akibat rasa lelah atau haus.