Ia menjelaskan, mulai 2021 hingga 2026, program beasiswa diarahkan secara lebih terukur pada bidang-bidang strategis.
"Termasuk STEM, industri pangan dan maritim, energi, kesehatan, pertahanan, digitalisasi termasuk kecerdasan buatan dan semikonduktor serta hilirisasi, manufaktur, material maju, kewirausahaan, dan industri kreatif," ujar Sudarto.
Sudarto menambahkan bahwa penajaman fokus ini diharapkan mampu menjawab tantangan global seperti rendahnya rasio peneliti, kesenjangan daya saing talenta, dan kebutuhan percepatan inovasi untuk mendukung ekonomi berbasis pengetahuan.
Tidak hanya penajaman fokus, dalam kurun 2020 hingga 2025 LPDP juga mengakselerasi perluasan akses jumlah penerima beasiswa terus ditingkatkan dan dimaksimalkan.
Sebagai gambaran, jumlah alumni LPDP bertumbuh dari sekitar 11 ribu pada 2019 menjadi sekitar 33 ribu pada 2025, sementara saat ini terdapat sekitar 38 ribu penerima yang sedang menempuh studi.
Akselerasi ini ditujukan untuk mempercepat kenaikan rasio lulusan S2/S3 agar sebanding dengan negara-negara maju.
LPDP juga memperkuat komitmen pemerataan akses melalui program beasiswa afirmasi, yang mencakup Putra Putri Papua, Daerah Afirmasi, kelompok Prasejahtera, Penyandang Disabilitas, serta beasiswa Keolahragaan.
"Program ini dirancang untuk mengatasi kesenjangan akses pendidikan yang masih terjadi akibat faktor geografis, sosial, ekonomi, keterbatasan fasilitas pendidikan, serta kebutuhan dukungan khusus bagi penyandang disabilitas dan atlet berprestasi," jelasnya.
Selain itu, LPDP memberikan kemudahan persyaratan dan kualifikasi bagi penerima program afirmasi, termasuk penyesuaian kriteria penerimaan dan fleksibilitas dokumen administratif agar lebih inklusif.
Untuk memastikan kesiapan akademik, LPDP juga menyediakan program pengayaan bahasa bagi seluruh penerima beasiswa afirmasi, baik yang melanjutkan studi di dalam maupun luar negeri, sehingga mereka dapat belajar dengan lebih percaya diri dan kompetitif.
Hingga Januari 2026, program afirmasi telah menjangkau 14.983 penerima di 127 kabupaten dan kota, menegaskan komitmen LPDP dalam menghadirkan kesempatan pendidikan setinggi-tingginya bagi seluruh anak bangsa.