JAKARTA, DISWAY.ID - Perang Dunia III menimbulkan kekhawatiran global setelah Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran, memicu ketegangan geopolitik yang kian memanas di Timur Tengah.
Situasi konflik AS vs Iran semakin memburuk setelah Presiden Donald Trump mengonfirmasi adanya operasi militer besar terhadap Iran melalui serangan udara terkoordinasi.
Di sisi lain, Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, disebut menjadi target serangan di Teheran, memicu ancaman balasan terhadap negara-negara tetangga.
Ketegangan global semakin meningkat ketika Perdana Menteri Inggris Keir Starmer bersama pemimpin Prancis dan Jerman mendesak Iran agar menahan diri dari eskalasi militer.
Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut agresi Rusia sebagai awal dari Perang Dunia III, menuding Vladimir Putin ingin mengubah tatanan dunia.
Dengan meningkatnya risiko perang nuklir global, muncul pertanyaan besar: negara mana yang paling aman jika Perang Dunia III benar-benar terjadi?
11 Negara dan Wilayah Paling Aman Jika Perang Dunia III Terjadi
Berikut daftar negara paling aman dari Perang Dunia III berdasarkan faktor geografis, netralitas politik, dan ketahanan sumber daya.
1. Antartika
Antartika disebut sebagai wilayah paling aman dari perang nuklir karena lokasinya yang sangat terpencil di ujung selatan bumi.
Dengan luas lebih dari 14 juta kilometer persegi, wilayah Antartika jauh dari negara pemilik senjata nuklir, sehingga kecil kemungkinan menjadi target militer.
Namun, kondisi iklim ekstrem menjadi tantangan utama untuk bertahan hidup di benua es ini.
2. Islandia
Ada Hari Kemerdekaan Islandia yang jatuh pada 17 Juni. - comiclonilove - Instagram
Islandia negara paling damai di dunia secara konsisten menempati peringkat teratas dalam Global Peace Index.
Sebagai negara kepulauan terpencil di Eropa Utara, Islandia relatif aman dari konflik militer langsung, meskipun dampak radiasi global tetap mungkin terasa.
3. Selandia Baru
Selandia Baru negara netral berada di posisi tinggi dalam indeks perdamaian global dan jarang terlibat konflik militer.