Tanggung jawab pembayaran zakat ini biasanya berada di tangan kepala keluarga untuk dirinya serta semua anggota keluarga yang jadi tanggungannya.
Nah, bagi yang penasaran, simak contoh perhitungan zakat fitrah per keluarga:
Misal, sebuah keluarga terdiri dari 4 anggota keluarga, ada kepala keluarga (suami), istri dan dua anak.
Maka untuk perhitungan zakat fitrahnya:
4 x Rp50.000 = Rp200.000
Dengan demikian, kepala keluarga wajib untuk menunaikan zakat fitrah sebesar Rp200.000.
BACA JUGA:Hidupkan 9 Ramadhan sebagai Momentum Spiritual Kemerdekaan RI, Dzikir Kebangsaan di Tugu Proklamasi
Apabila ingin dibayarkan dalam bentuk beras, maka perhitungannya sebagai berikut:
4 × 2,5 kg = 10 kilogram beras
Pembayaran zaka bisa dilakukan melalui lembaga amil zakat resmi, masjid, ataupun panitia zakat yan terpercaya di lingkungan sekitar.
Waktu Pembayaran Zakat Fitrah
Umumnya, waktu pembayaran zakat fitrah dimulai sejak awal Ramadhan dan paling lambat sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri.
Sementara, untuk penyalurannya dilakukan paling lambat sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri atau sebelum khatib naik ke mimbar.
BACA JUGA:Jadwal Pesantren Kilat Ramadhan 2026 di Sekolah Resmi dari Pemerintah, Yuk Siswa Cek di Sini!
Bacaan Niat Zakat Fitrah
Niat zakat fitrah dilakukan untuk membedakan antara zakat sebagai ibadah wajib serta sedekah sebagai amalan sunnah.
Mengutip dari Bimas Islam Kemenag, ada beberapa daftar bacaan niat zakat fitrah untuk diri sendiri dan keluarga. Berikut doanya lengkap Arab, latin dan artinya:
1. Niat untuk Diri sendiri
Berikut bacaan niat zakat fitrah untuk diri sendiri: