Polemik Dwi Sasetyaningtyas Memanas, Muncul Pembelaan Netizen Bule WNI: Syirik Aja Lo!

Senin 02-03-2026,07:44 WIB
Reporter : Risto Risanto
Editor : Risto Risanto

JAKARTA, DISWAY.ID - Polemik Dwi Sasetyaningtyas kembali memanas setelah muncul pembelaan dari seorang netizen bule WNI dengan akun @ombulelambe yang ikut angkat suara terkait isu kewarganegaraan anak dan beasiswa LPDP.

Dalam perdebatan Dwi Sasetyaningtyas dan LPDP, akun tersebut menilai keputusan soal status kewarganegaraan anak sebagai langkah rasional.

Apalagi semua dilakukan demi masa depan anak-anaknya, bukan bentuk pengkhianatan terhadap Indonesia.

Menurutnya, polemik Dwi Sasetyaningtyas viral seharusnya tidak hanya dilihat dari sisi emosional, tetapi juga dari perspektif realistis tentang kondisi sosial dan sistem nasional.

BACA JUGA:Beda Jalur Bisnis Dwi Sasetyaningtyas dan Irawati Puteri Alumni LPDP, Start Up Hukum vs Green Business!

Netizen Soroti Sistem dan Tuduhan Munafik

Dalam pernyataannya, akun @ombulelambe menyebut reaksi keras publik terhadap Dwi Sasetyaningtyas sebagai bentuk kemunafikan sosial.

Ia menyinggung bahwa banyak aparatur negara yang menikmati fasilitas pendidikan luar negeri menggunakan anggaran negara, namun kontribusinya terhadap Indonesia dinilai belum optimal.

"Kenapa, lo syirik? Mau seperti cewek ini anaknya jadi WNA? Heboh sekali kalian hujat cewek ini ya, padahal dia melakukan hal yang paling benar, dia malu jadi WNI," ujar pemilik akun @ombulelambe.

"Emang dia doang yang mau? Banyak cewek-cewek di Bali yang mau diajak ke Eropa, ke Amerika karena enggak mau tinggal di sini. Coba kalau kau punya kesempatan dapat beasiswa, kamu langsung minggat dan kamu pengen enggak balik lagi. Janganlah sok-sok sekarang idealis. Munafik lah. Bilang aja lu sirik sama cewek ini," tuturnya menambahkan.

Isu beasiswa LPDP kembali menjadi sorotan karena dana program tersebut bersumber dari pengelolaan dana negara melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan.

Netizen tersebut mempertanyakan mengapa keputusan pribadi terkait kewarganegaraan anak dipermasalahkan, sementara persoalan tata kelola dan integritas pejabat jarang mendapat tekanan publik yang sama besar.

BACA JUGA:Dwi Sasetyaningtyas Terungkap Jadi CEO, Berikut Deretan Bisnis Alumni LPDP yang Viral Ini

Perpindahan Kewarganegaraan Dinilai Bukan Pengkhianatan

Dalam narasinya, pembela Dwi Sasetyaningtyas dan kewarganegaraan anak menegaskan bahwa perpindahan kewarganegaraan dapat dipandang sebagai upaya mencari martabat dan keamanan ekonomi.

Ia menyebut pengalaman diskriminasi dan stigma terhadap WNI di luar negeri sebagai salah satu faktor yang bisa memengaruhi keputusan tersebut.

Menurutnya, polemik ini semestinya menjadi refleksi bagi sistem nasional agar mampu menciptakan kebanggaan kolektif bagi warga negaranya di kancah global.

Kategori :