JAKARTA, DISWAY.ID - Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia Try Sutrisno berpulang di usia 90 tahun pada Senin, 2 Maret 2026.
Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi turut menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya sang Jenderal pengawal Pancasila itu.
BACA JUGA:Obituari Try Sutrisno, Jenderal Patriotik yang Peduli Pancasila
BACA JUGA:Gawat! Ada 4 Kapal Pertamina di Timur Tengah saat Konflik Iran vs AS-Israel Berkecamuk
Hingga tutup usia, Try Sutrisno mengemban jabatan Wakil Ketua Dewan Pengarah BPIP RI yang sejatinya dijabat hingga 2027.
"Kami mengucapkan bela sungkawa atas wafatnya Bapak Jenderal (Purnawirawan) H. Try Sutrisno, hingga wafatnya masih menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pengarah BPIP RI," kata Yudian dalam keterengannya, Senin.
Yudian yang mengenang sosok Try, sangat mengagumi kepemimpinannya dalam mengawal keutuhan Pancasila. Ia menilai Try sebagai tokoh yang penuh dedikasi, disiplin dan kasih.
Menurutnya, kepergian Try Sutrisno menjadi kehilangan berat bagi bangsa Indonesia.
"Ini merupakan kehilangan yang sangat besar bagi bangsa Indonesia secara keseluruhan, khususnya BPIP RI. Beliau merupakan sosok teladan yang penuh dedikasi, disiplin dan kasih," ucap dia.
BACA JUGA:6 Kata-kata Bijak Try Sutrisno Tentang Kehidupan yang Menyentuh Hati
Selain itu, Yudian turut mengucapkan terima kasih atas jasa-jasa serta pengabdian almarhum semasa hidupnya. "Kami juga mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas jasa-jasa beliau," ucapnya.
Sebagai informasi, Try Sutrisno meninggal dunia pada usia 90 tahun di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta pada Senin, 2 Maret 2026 pukul 06.58 WIB. Pihak keluarga menyebutkan bahwa Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia itu tidak memiliki riwayat penyakit tertentu yang menyebabkannya meninggal dunia.
Anak Try, Taufik Dwi Cahyono, menyebutkan bahwa kondisi kesehatan sang ayah menurun karena faktor usia Try yang sudah menginjak 90 tahun.
"Bapak sih karena memang sudah usia, semuanya kan menurun, umur segitu, enggak ada yang spesial sakit khusus ya karena memang sudah usia ya, menurun dari kemampuan napasnya, atau semacamnya," kata Taufik di RSPAD Gatot Soebroto, Senin.