Namun, Andhika menegaskan dirinya tidak pernah melakukan tindakan pelecehan seksual seperti yang dituduhkan banyak pihak.
"Secara tegas saya menyatakan tidak pernah melakukan ataupun berniat melakukan pelecehan seksual terhadap siapa pun, apalagi terhadap anak di bawah umur," ujar Andhika.
"Saya tetap membuka ruang komunikasi bagi siapa pun yang ingin menyampaikan pengalaman atau klarifikasi secara langsung," sambungnya.
Alumni Havard itu mengakui bahwa gaya komunikasi dan interaksinya dalam lingkungan profesional, khususnya yang melibatkan anak muda bisa menimbulkan kesalahpahaman bagi sebagian orang.
"Kepada siapa pun yang merasa tidak mendapatkan lingkungan kerja yang profesional dan sehat, saya menyampaikan permohonan maaf dan akan memastikan hal tersebut tidak terjadi lagi," tuturnya.