JAKARTA, DISWAY.ID-- Pelatih panjat tebing Indonesia, Hendra Basir menjawab adanya tudingan pelecehan seksual dan kekerasan fisik yang dilakukannya terhadap puluhan atlet.
Menurutnya, kepastian itu seharusnya ditanyakan langsung kepada sejumlah atlet terhadap perlakuan yang diterima.
BACA JUGA:Timur Tengah Memanas, Pertamina Perkuat 'Benteng' Kilang Domestik Demi Amankan Stok BBM
BACA JUGA:Cek Promo Watsons 3.3 Ramadan, Deretan Produk Ini Lagi Diskon hingga 70%
"Sebaiknya isu itu ditanyakan saja ke 10 atlet itu, karena sampai saat ini saya masih bekum tau jelas terhadap tuduhan tersebut," kata Hendra di Jakarta pada Senin, 2 Maret 2026.
Pernyataan ini muncul karena adanya dugaan kekerasan seksual yang melibatkan pelatih berpengalaman ini.
Namun, sampai kini belum ada penjelasan secara rinci perihal kejadian tersebut.
Meski begitu, Hendra Basir pun tidak melakukan pemberontakan terhadap kasus yang sedang meneret namanya.
BACA JUGA:Alasan Harga BBM Nonsubsidi Naik 1 Maret Diungkap Pertamina Patra Niaga: Bukan Dampak Geopolitik
BACA JUGA:Operasi Ketupat 2026 Digelar 13-25 Maret, 2.746 Posko Disiagakan
Alih-alih mebela diri, ia pun memilih untuk berfokus pada keluarganya, yang sebelumnya waktu untuk keluarga selama ini dihabiskan mengabdi untuk Indonesia.
"Saya saat ini fokus sama keluarga, mengganti waktu saya yang hilang selama menangani timnas," kata dia.
Hendra Basir pun enggan memperpanjang persoalan ini ke jalur hukum meski tercorengnya nama baik dia. Ia pun tidak memberikan jawaban tegas.
Ia justru menekankan kesiapan menerima konsekuensi apabila memang terbukti melakukan kesalahan dalam pendekatan terhadap atlet.
BACA JUGA:Bubur Nusantara IKN, Cita Rasa Legendaris Samarinda Seberang yang 'Hijrah' ke Ibu Kota Baru