JAKARTA, DISWAY.ID - Posisi Makassar dalam peta infrastruktur digital nasional kian strategis. Kota ini mulai banyak dilirik sebagai next international gateway yang menghubungkan Indonesia dengan konektivitas global, seiring keberadaan sejumlah cable landing station untuk kabel laut domestik maupun internasional.
Sejumlah perusahaan data center pun menjadikan Makassar sebagai hub konektivitas internasional. Seperti yang dilakukan Omadata Edge Data Center. Mereka baru saja mengumumkan langkah ekspansinya ke Makassar sebagai bagian dari penguatan infrastruktur digital di kawasan Indonesia Timur.
"Kami melihat potensi besar di Makassar. Kehadiran di sana bukan semata ekspansi infrastruktur, tetapi juga bagian dari upaya mendorong ekosistem digital Indonesia Timur agar semakin terhubung,” ujar VP Business Omadata, Anugrah Vito Ahya saat mereka menggelar acara Omadata After Hours di Jakarta, Februari lalu.
Omadata sendiri telah beroperasi sejak 2009 di Surabaya sebagai penyedia edge data center yang berfokus pada layanan interkoneksi dengan latensi rendah dan konektivitas optimal.
BACA JUGA:Bitera Gandeng APJII, Perkuat Infrastruktur Internet Nasional Lewat Data Center Premium
Anugrah menambahkan, secara geografis, Makassar berada di jalur strategis yang menghubungkan wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua).
Di kawasan ini tercatat sekitar 100 Internet Service Provider (ISP) yang melayani berbagai kebutuhan konektivitas, baik untuk sektor bisnis maupun masyarakat umum. Keberadaan berbagai kabel laut domestik dan internasional juga menjadikan Makassar memiliki posisi penting dalam distribusi trafik data.
Perkembangan ini mencerminkan pergeseran pola pembangunan infrastruktur digital yang tidak lagi terpusat di Pulau Jawa. Dengan meningkatnya kebutuhan akan distribusi trafik yang lebih dekat ke pengguna akhir, kehadiran edge data center di kawasan timur dinilai dapat membantu meningkatkan efisiensi jaringan serta memperkuat keandalan layanan.
Ekspansi ke Makassar sekaligus menegaskan tren bahwa kota-kota di luar Jawa mulai memainkan peran lebih besar dalam transformasi digital nasional. Infrastruktur yang semakin merata diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang lebih inklusif di berbagai wilayah Indonesia.(*)