5 Strategi Cerdas agar THR Tak Sekadar 'Numpang Lewat' di Hari Raya

Rabu 04-03-2026,01:09 WIB
Reporter : Marieska Harya Virdhani
Editor : Marieska Harya Virdhani

JAKARTA, DISWAY.ID - Setelah Lebaran, banyak yang menyadari, uangnya habis tanpa terasa, seolah hanya “numpang lewat”.

Masalahnya biasanya bukan jumlah THR yang kurang, melainkan tidak adanya rencana.

Padahal THR adalah kesempatan langka: pemasukan tambahan di luar gaji rutin yang bisa memperbaiki kondisi keuangan bila dikelola dengan tepat.

BACA JUGA:THR Belum Dibayar? Laporkan ke Link Ini, Gubernur Juga Wajib Bentuk Posko Pengaduan di Daerah

Karena itu, penting mengalokasikannya sejak awal agar kondisi finansial tetap sehat setelah Idulfitri.

Agar keuangan tetap stabil setelah hari raya, Anda dapat menerapkan pembagian sederhana berikut.

BACA JUGA:Sambut Lebaran 1447 H, THR, BHR, hingga Stimulus Ekonomi Digelontorkan Pemerintah

Cara Cerdas Atur THR

1. Prioritaskan kewajiban dan berbagi (10–15%)

Sisihkan terlebih dahulu untuk zakat fitrah (setara Rp50.000 per jiwa), sedekah, atau membantu keluarga. Selain menjalankan kewajiban, langkah ini membantu kita lebih bijak mengontrol pengeluaran.

2. Lunasi utang dan cicilan (10–20%)

Paylater atau kartu kredit sering terasa ringan setiap bulan, tetapi bisa menumpuk diam-diam.

Menguranginya dengan THR akan membuat kondisi finansial jauh lebih lega setelah Lebaran.

BACA JUGA:THR Belum Dibayar? Laporkan ke Link Ini, Gubernur Juga Wajib Bentuk Posko Pengaduan di Daerah

3. Alokasikan kebutuhan Lebaran (40–50%)

Mudik, makanan khas, angpao, dan pakaian baru tetap penting karena Lebaran adalah momen kebersamaan. Namun membuat batas anggaran akan mencegah pengeluaran meluas.

4. Amankan dana darurat dan tabungan (10–20%)

Sisihkan sebagian untuk dana darurat atau instrumen likuid seperti emas, tabungan syariah atau Reksa Dana Pasar Uang (RDPU) syariah. Dana ini sangat membantu jika ada kebutuhan mendadak setelah Lebaran.

BACA JUGA:Potret Limbah Thrifting Tembus 68,4 Ton per Hari, Pengamat: Arus Belanja Bergeser

5. Lengkapi dengan perlindungan keuangan yang amanah

Tabungan melindungi rencana pengeluaran, tetapi risiko besar seperti sakit atau kecelakaan dapat menghabiskan tabungan dengan cepat. Di sinilah perlindungan menjadi bagian dari perencanaan.

Kategori :