JAKARTA, DISWAY.ID-- Presiden Prabowo Subianto mengundang para ulama dan para organisasi masyarakat (ormas) untuk berbuka puasa di Istana Kepresidenan, Kamis, 5 Maret 2026.
Hal ini dibenarkan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Penanggulangan Bencana, Nusron Wahid.
BACA JUGA:Kurma Bercampur Sirup Gula Marak di Pasar, BPOM Ingatkan Bahaya bagi Penderita Diabetes!
"Ya nanti semua, semua Ketua Umum Ormas Islam, sama mubaligh, dan pengasuh pondok pesantren yang pondok pesantren besar dan mempunyai jaringan yang luas," kata Nusron di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis.
Nusron mengatakan Wakil Presiden ke 10 dan 12 Jusuf Kalla juga diundangan dalam pertemuan itu.
"Pak JK diundang dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia," ujar dia.
Sementara itu, Ketua Umum MUI Anwar Iskandar mengaku tak mengetahui apakah agenda tersebut hanya buka puasa bersama saja atau ada sedikit diskusi.
BACA JUGA:Kacau! Balita di Bekasi Disandera Rentenir Agar Orang Tua Korban Bayar Utang Rp 1,3 Juta
BACA JUGA:KP2MI Ungkap Data Terbaru Kondisi Pekerja Migran Indonesia di Timur Tengah
"Kayaknya kalau melihat mepet waktunya, enggak kayaknya," imbuhnya.
Sebelumnya, rencana bukber bersama para ulama ini dibocorkan oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar.
"Bapak Presiden mengundang tokoh-tokoh agama ulama untuk buka puasa ya, besok itu juga. Kita bicarakan teknisnya, ya Alhamdulillah. Seperti biasa, biasa seperti yang sering diundang itu, tokoh-tokoh agama. Ya ormas-ormas Islam, sesuai dengan kapasitas yang ditampung oleh ruangan yang ada," kata Nasaruddin di Istana, Rabu, 4 Maret 2026.