JAKARTA, DISWAY.ID - Puncak arus mudik Lebaran 2026 kapan menjadi informasi paling banyak dicari masyarakat, khususnya mereka yang hendak pulang kampung.
Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan (Baketras) memperkirakan sebanyak 143,9 juta orang yang melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono memperkirakan puncak arus mudik Lebaan 2026 akan terjadi pada H-3 Hari Raya Idul Fitri 1447 H dengan 3,5 juta kendaraan yang akan melintas.
"Perkiraan 3,5 juta kendaraan di mana kita melihat bahwa arus mudik yang akan terjadi adalah puncaknya (mudik Lebaran 2026) di tanggal 18 Maret 2026," kata Rivan dalam media briefing di Jatiasih, Bekasi pada Selasa, 10 Maret 2026.
"Tapi kami perkirakan telah muncul mulai dari hari Jumat pekan ini," sambungnya.
Pergerakan kendaraan diperkirakan meningkat tajam di berbagai ruas rol maupun jalur arteri.
Jadwal Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
Mobil masih menjadi moda transportasi favorit bagi masyarakat Indonesia untuk melakukan perjalanan ke kampung halaman.
Baketras memperkirakan sebanyak 76,24 juta orang memilih mudik menggunakan mobil atau sekitar 25,98 persen dari total warga yang mudik.
Tercatat pemudik paling banyak datang dari Pulau Jawa dengan lima provinsi asal mudik sebagai berikut.
- Banten: 11,17 juta
- DKI Jakarta: 19,93 juta
- Jawa Barat: 30,97 juta
- Jawa Tengah: 16,57 juta
- Jawa Timur: 17,2 juta
BACA JUGA:Promo Seru Subaru Sambut Lebaran 2026, Makin Nyaman Mudik Bersama Keluarga
Sementara, provinsi yang menjadi tujuan pemudik mencakup:
- Jawa Barat: 25,09 juta
- Jawa Tengah: 38,71 juta
- DI Yogyakarta: 8,20 juta
- Jawa Timur: 27,29 juta
- Sulawesi Selatan: 5,36 juta
Baketrans dan PT Jasa Marga (Persero0 Tbk memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 terjadi pada H-3 atau Rabu, 18 Maret 2026.
Sedangkan, puncak arus balik terjadi pada H+6 atau Jumat, 27 Maret 2026.
Maka dari itu, masyarakat sebisa mungkin menghindari tanggal-tanggal tersebut agar tidak terjebak di kemacetan panjang.