Jangan Panic Buying! BULOG Pastikan Stok Beras dan Minyak hingga Akhir 2026 Aman dan Terkendali

Rabu 11-03-2026,14:58 WIB
Reporter : Bianca Khairunnisa
Editor : Fandi Permana

JAKARTA, DISWAY.ID - Dalam upayanya untuk menjamin kebutuhan masyarakat, Pemerintah kembali turut memastikan ketersediaan pangan nasional berada dalam kondisi aman hingga akhir tahun 2026. 

Kepastian ini sendiri terutama terlihat dari stok beras pemerintah yang terus meningkat, serta pasokan minyak goreng yang tetap terjaga. 

BACA JUGA:KP2MI Sanksi Dua P3MI, Perusahaan Dihentikan Sementara, Gegara Kasus Apa?

BACA JUGA:35 Kartu Ucapan Nyepi 2026 Gratis dan Terbaru, Bagikan untuk Status di Medsos

Selain itu berdasarkan data Perum BULOG per Senin (09/03) di Jakarta, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang saat ini dikuasai mencapai sekitar 3,74 juta ton. 

Stok tersebut bahkan diproyeksikan masih akan terus bertambah dalam beberapa waktu ke depan. Hal ini seiring dengan berlangsungnya panen di berbagai daerah serta upaya penyerapan gabah dan beras petani oleh BULOG yang dilakukan secara intensif.

Menurut Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn), Ahmad Rizal Ramdhani, pihaknya juga akan terus mengoptimalkan penyerapan hasil panen dalam negeri untuk memperkuat cadangan beras pemerintah.

Dirinya berharap, kondisi tersebut diharapkan dapat memberikan rasa tenang bagi masyarakat, terutama menjelang berbagai momentum penting sepanjang tahun.

“Dengan adanya panen di berbagai daerah serta upaya penyerapan yang terus kami lakukan, kami memproyeksikan stok tersebut akan meningkat dan pada akhir Maret dapat mencapai kisaran 4,5 hingga 5 juta ton,” ujarnya kepada media di Jakarta, pada Selasa, 10 Maret 2026.

BACA JUGA:Berprestasi Bisa Dapat Emas, Info Beasiswa EMAS BINUS University dan Syarat Pendaftaran

Dengan kondisi cadangan yang terus meningkat tersebut, pemerintah juga memastikan tidak ada rencana impor beras tahun ini. 

Indonesia kembali berada pada posisi swasembada beras karena produksi dalam negeri dinilai mampu mencukupi kebutuhan nasional.

Selain beras, pemerintah melalui BULOG juga memastikan ketersediaan minyak goreng tetap aman di pasaran. Pasokan minyak goreng bersubsidi Minyakita terus mengalir setiap bulan melalui kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dari Kementerian Perdagangan.

Melalui kebijakan tersebut, BULOG memperoleh alokasi sekitar 46 juta liter Minyakita setiap bulan. Jumlah ini dinilai cukup untuk menjaga pasokan dan stabilitas harga minyak goreng di tengah kebutuhan masyarakat yang cukup tinggi.

Tak hanya dua komoditas utama tersebut, sejumlah bahan pokok lain juga terpantau dalam kondisi cukup. Berdasarkan pemantauan di berbagai daerah, harga sejumlah komoditas sembako relatif stabil dan terkendali di pasaran.

BULOG Minta Masyarakat Tidak Panic Buying

Kategori :