Salah satu siswa, Nurul Azizatus Safara, mengaku mendapatkan pelajaran berharga dari materi yang disampaikan.
“Setelah saya mendapatkan materi dari wali kelas tentang nabi Musa, perasaan saya senang karena mendapatkan pembelajaran bahwa sifat pantang menyerah, pemberani, dan pemaaf. Sehingga dapat meneladani kisah dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Nurul.
BACA JUGA:Rehabilitasi Mangrove BNI Dorong Pemulihan Lingkungan dan Ekonomi Pesisir Banyuwangi
Wali kelas X2, Qonit Darojat, mengatakan penyampaian materi menggunakan video animasi membantu siswa memahami kisah para nabi dengan cara yang lebih menarik.
“Siswa tidak hanya mengetahui ceritanya saja, tetapi juga dapat meneladani sifat sabar, jujur, dan pemaaf seperti yang dicontohkan oleh Nabi Yusuf dalam kehidupan sehari-hari,” kata Qonit.
Melalui kegiatan Pondok Ramadan ini, para siswa diharapkan tidak hanya memahami kisah para nabi secara historis, tetapi juga mampu mengambil hikmah dan menjadikannya pedoman dalam membentuk karakter yang berakhlak mulia.
#RamadanNyamanBersama