Dua Pekerja Migran Indonesia Dievakuasi dari Iran, KP2MI Buka Suara

Jumat 13-03-2026,17:53 WIB
Reporter : Candra Pratama
Editor : Dimas Chandra Permana

JAKARTA, DISWAY.ID -- Dua pekerja migran Indonesia (PMI) berhasil dievakuasi dari Iran. Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) langsung buka suara.

Wakil Menteri P2MI, Christina Aryani, mengapresiasi langkah cepat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) yang memfasilitasi evakuasi pekerja migran Indonesia. Terutama WNI dari Iran, menyusul meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Wamen Christina mengatakan, langkah tersebut menunjukkan komitmen pemerintah memastikan keselamatan warga negara Indonesia di luar negeri, termasuk pekerja migran.

BACA JUGA:Kapolri Janji Bakal Mengusut Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Andrie Yunus

"Kami mengapresiasi langkah cepat Kementerian Luar Negeri dan perwakilan RI yang telah memfasilitasi pemulangan WNI dari Iran, termasuk dua pekerja migran Indonesia," ujarnya, dikutip Kamis, 12 Maret 2026.

"Keselamatan warga negara, termasuk PMI, menjadi prioritas pemerintah," sambung Wamen Christina. 

Diketahui, sebanyak 32 warga negara Indonesia yang akan dievakuasi bertahap dari Iran. 

Rinciannya 10 pekerja profesional, 1 pengajar/jurnalis, 14 pelajar/ mahasiswa, 2 pekerja migran Indonesia, serta 5 wisatawan.

BACA JUGA:Posko Nasional Sektor ESDM Siaga Lebaran Siapkan 7.885 SPBU dan 72 DPPU

Dua pekerja migran Indonesia itu bernama Ali Husein dan Tetap Segar. Keduanya berasal dari Jawa Barat dan bekerja di sektor manufaktur. Mereka tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada 10 Maret 2026. 

"Berdasarkan koordinasi dengan Direktorat Pelindungan WNI Kemlu, kedua pekerja migran ini juga pernah di evakuasi tahun lalu," jelasnya.

Berdasarkan data Kemlu, evakuasi warga negara Indonesia di Iran dilakukan dalam 2 tahap. 

Tahap pertama sebanyak 22 orang telah tiba dengan selamat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Selasa, 10 Maret 2026, pukul 18.00 WIB setelah menempuh perjalanan dari Baku, Azerbaijan.

BACA JUGA:Donald Trump Sambut Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Tapi Singgung Soal Keamanan

Sementara tahap kedua yang terdiri dari 10 WNI lainnya dan sudah tiba pada Rabu, 11 Maret 2026. 

Kategori :