Lawan Keterbatasan Akses, NHM Peduli Evakuasi Pasien Kritis Tobelo Pakai Helikopter

Jumat 13-03-2026,23:23 WIB
Reporter : Khomsurijal W
Editor : Khomsurijal W

TOBELO, DISWAY.ID – Luasnya kondisi geografis Pulau Halmahera ditambah terbatasnya infrastruktur transportasi sering kali menjadi tembok besar bagi warga untuk mendapatkan layanan medis darurat.

Namun, bagi keluarga Ibu Aulia (61), harapan itu tetap ada melalui aksi cepat Yayasan NHM Peduli yang mengerahkan jalur udara demi menyelamatkan nyawa.

Pada Selasa (10/3), tim NHM Peduli melakukan evakuasi medis darurat terhadap Ibu Aulia, warga Desa Luari, Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara.

BACA JUGA:ESDM Apresiasi Kesiapan Pertamina Amankan Pasokan Energi Ramadan-Idulfitri

Pasien yang sebelumnya dirawat di RSUD Tobelo tersebut harus segera dirujuk ke Manado untuk mendapatkan fasilitas medis yang lebih mumpuni.

Tak tanggung-tanggung, pasien diterbangkan langsung menggunakan helikopter untuk memangkas waktu tempuh yang krusial.

Jufri, putra pasien, tak kuasa menahan rasa syukur saat melihat orang tuanya mendapatkan akses transportasi udara secara gratis.

Baginya, bantuan ini adalah mukjizat di tengah kondisi keluarga yang membutuhkan.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada NHM Peduli. Bantuan evakuasi helikopter ini sangat berarti agar orang tua kami segera mendapat perawatan di Manado. Semoga Tuhan membalas kebaikan Bapak Haji Robert dan tim atas kepeduliannya pada warga Maluku Utara,” ujar Jufri penuh haru.

BACA JUGA:Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Lebaran, Empati untuk Korban Bencana

Kepala Divisi Pengembangan Berkelanjutan NHM Peduli, Irwan, menegaskan bahwa komitmen yayasan tidak hanya terbatas pada warga di lingkar tambang, tetapi mencakup masyarakat Maluku Utara secara luas yang membutuhkan uluran tangan.

Irwan menjelaskan, rujukan pasien ke luar daerah oleh NHM Peduli terbagi dalam dua skema utama:

  • Kategori Emergency (Darurat): Khusus bagi warga kurang mampu yang butuh penanganan instan, evakuasi dilakukan via udara atau transportasi tercepat.
  • Kategori Non-Emergency: Pasien dirujuk menggunakan transportasi laut atau moda darat yang tersedia sesuai kondisi medis.

BACA JUGA:Gandeng Kelme, Timnas Indonesia Siap Tampil di FIFA Series dengan Jersey Motif Batik

“Seluruh layanan ini, mulai dari ambulans siaga hingga bantuan rujukan jalur laut dan udara, diberikan secara cuma-cuma atau gratis. Harapan kami, pasien bisa mendapat penanganan terbaik dan segera kembali beraktivitas,” jelas Irwan.

Program bantuan kesehatan ini menjadi oase bagi masyarakat di wilayah Maluku Utara yang masih bergelut dengan tantangan jarak dan keterbatasan fasilitas kesehatan.

Kategori :