JAKARTA, DISWAY.ID-- Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan, menilai serangan terhadap aktivis HAM, Andrie Yunus bukan sekadar tindakan intimidasi, melainkan diduga memiliki tujuan yang jauh lebih serius.
Dalam konferensi pers di kantor Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Novel menyampaikan bahwa serangan dengan cairan yang diduga air keras itu kemungkinan dimaksudkan untuk menghilangkan nyawa korban atau setidaknya membuatnya mengalami cacat permanen.
BACA JUGA:Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Lanjutkan Pengembangan dan Bangun Infrastruktur Stratospace
"Saya yakin serangan itu maksudnya membunuh. Kalau tidak, pelaku menghendaki korban mengalami cacat permanen,” kata Novel
Menurutnya, tindakan tersebut menunjukkan tingkat kekerasan yang sangat tinggi. Ia menyebut peristiwa itu sebagai kejahatan serius dan tidak bisa dipandang sebagai tindak kriminal biasa.
Korban, Andrie Yunus, dikenal sebagai sosok yang aktif menyuarakan berbagai isu hak asasi manusia. Novel menggambarkan Andrie sebagai pribadi yang berintegritas, kritis, dan berani menyampaikan pandangan demi kepentingan publik.
BACA JUGA:Energi Ramadan Penuh Harapan, Pertamina Salurkan Santunan bagi 29 ribu Anak Yatim
BACA JUGA:Ini Perbedaan 4 Jenis EV Charger, Pilih yang Sesuai Kapasitas Baterai Mobil Listrik Anda
“Dia melakukan semua itu bukan untuk kepentingan pribadinya. Apa yang ia lakukan adalah untuk kepentingan orang banyak,” ujar Novel.
Novel juga mengaku sempat melihat rekaman kamera pengawas yang merekam momen sebelum penyerangan terjadi. Dari pengamatannya, ia menilai aksi tersebut kemungkinan dilakukan secara terorganisir.
Ia menyebut pelaku tidak hanya berjumlah satu orang atau satu kendaraan. Menurutnya, ada pola koordinasi yang terlihat dari cara pelaku bergerak sebelum serangan terjadi.
“Dari CCTV yang saya lihat, pelakunya terorganisir. Ada simbol atau koordinasi yang dilakukan di lapangan sehingga serangan itu tampak direncanakan,” ujarnya.
BACA JUGA:Intip Tren Modest Wear yang Temani berbagai Momen Pengguna bersama Shopee Big Ramadan Sale