“Momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat solidaritas sosial. Dukungan seperti ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kesehatan warga,” ujarnya.
Selain bantuan pangan, masyarakat juga menerima dukungan produk kesehatan STIMUNO yang merupakan produk fitofarmaka yang aman dikonsumsi dalam jangka panjang karena terbuat dari herbal ekstrak Phyllanthus niruri atau daun meniran.
BACA JUGA:Parsel Ramadan Dompet Dhuafa Bawa Senyum Penyintas Aceh di Balik Terpal
STIMUNO telah teruji klinis untuk 7 jenis penyakit di berbagai rumah sakit di Indonesia seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), Tuberculosis (TBC), Influenza – Like Illness (ILI), serta infeksi Hepatitis B, Herpes Zoster, Kandidiasis Vagina, dan Varicella.
Kampanye STIMUNO “Perbaiki Imun, Perkuat Iman” menurut General Manager Consumer Health Dexa PT Dexa Medica, Andy Mitra Gunadi, juga menjadi ajakan bagi masyarakat untuk menjaga kesehatan selama menjalani ibadah Ramadan.
Ia menjelaskan bahwa partisipasi masyarakat dalam program ini turut memperluas manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Melalui kampanye ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk menjaga daya tahan tubuh dengan rutin mengkonsumsi produk STIMUNO sekaligus memperkuat kepedulian terhadap sesama. Dengan melibatkan partisipasi masyarakat, manfaat dari gerakan berbagi ini dapat menjangkau lebih banyak komunitas yang sedang menjalani proses pemulihan,” katanya.
BACA JUGA:Parsel Ramadan Dompet Dhuafa Bawa Senyum Penyintas Aceh di Balik Terpal
Program ini merupakan kelanjutan dari kampanye Ramadan STIMUNO “Perbaiki Imun, Perkuat Iman” yang telah berjalan sejak tahun sebelumnya.
Jika pada 2025 kegiatan difokuskan pada penyaluran bantuan bagi dhuafa dan anak yatim melalui paket sembako dan santunan, pada 2026 program diperluas untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana di Aceh melalui penyediaan dapur umum, bantuan pangan, serta dukungan produk STIMUNO.
Melalui gerakan “Perbaiki Imun Perkuat Iman”, Ramadan dimaknai bukan hanya sebagai waktu untuk memperkuat ibadah, tetapi juga untuk menghadirkan kepedulian nyata bagi masyarakat yang tengah bangkit dan menata kembali kehidupan mereka.