Tak bisa dihindari lagi, akhirnya mereka kena marah dan disuruh untuk segera memperbaiki.
Segala ulah konyol dan sekadar bikin orang tertawa berlanjut, dengan kedatangan kakek Dono dari kampung.
Dono menipu kakeknya bahwa ia sudah jadi dokter. Kebohongan itu pun terbongkar karena akhirnya kakek Dono mengetahui ulah cucunya ini.
Rangkaian kisah berlanjut dengan resep masakan yang dibuat Indro untuk dilombakan.
Karena pesertanya hanya bagi perempuan, maka Dono dipermak jadi perempuan.
Lomba tersebut pun dimenangkan oleh Dono, tetapi hadiah dibatalkan karena Dono ketahuan identitasnya.
Dono juga protes, makanan yang dilombakan bisa dibawa pulang. Karena panitia tidak memenuhinya, sehingga terjadi keributan perang lempar kue.