Berikut gurita bisnis milik Michael Bambang Hartono dan keluarganya.
1. Rokok
Djarum menjadi salah satu produsen rokok kretetk terbesar di Indonesia dan dunia.
Berbagai merek tembakau diproduksi, mulai dari Djarum Super, Djarum Black, L.A, dan lain sebagainya.
Bisnis yang menjadi salah satu pilar utama dari kekayaan Grup Djarum ini diwariskan dari ayah mereka Oei Wie Gwan yang telah merintis sejak tahun 1963.
2. Perbankan
Hartono bersaudara juga dikenal sebagai salah satu pemegang saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA terbesar.
Laporan resmi Bursa Efek Indonesia per 30 September 2024, Michael memegang 27,02 juta atau 0,022% saham BBCA.
Ia juga tercatat memiliki saham BBCA melalui kepemilikan tak langsung melalui PT Dwimuria Investama Andalan.
3. Digital
Djarum juga memiliki PT Global Digital Prima Venture yang menaungi Blibli.com, kaskus.co.id, Mindtalk, LintasME, Crazymarket, DailySocial.net.
4. Properti
Group Djarum juga merambah ke bisnis properti.
Hartono bersaudara itu memegang PT Cipta Karya Bumi Indah, perusahaan swasta pengelola Mal Grand Indonesia hingga Hotel Kempinski.
Selain itu, ada pula properti lain dengan kelas menengah ke bawah, mulai World Trade Center (WTC) Mangga Dua, Mal Daan Mogot, Karawang Resinda, dan Padma Hotel Karawang.
5. Telekomunikasi
Di sektor telekomunikasi, Michael Hartono juga mendirikan PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), salah satu operator menara telekomunikasi terbesar di Indonesia.
6. Elektronik
Hartono bersaudara melalui PT Hartono Istana Teknologi (Polytron) berfokus pada produksi televisi, kulkas, AC, dan ponsel.
7. Perkebunan
Selain sektor elektronik, Grup Djarum juga memiliki perkebunan kelapa sawit melalui PT Hartono Plantation Indonesia.
Perusahaan ini mengelola puluhan hektare kebun sawit di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat.
Selain itu, juga mengembangkan komoditas lain, seperti tembakau, tebu, cengkeh, hingga minyak atsiri.