JAKARTA, DISWAY.ID - Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) dan Stadion Madya dipastikan siap menjadi tuan rumah ajang internasional FIFA Series 2026 yang akan berlangsung pada 27–30 Maret 2026.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, meninjau langsung kesiapan fasilitas di kawasan GBK, Senayan, guna memastikan seluruh aspek berjalan optimal.
BACA JUGA:Di-Spill Istri Noel, Gus Yaqut Ternyata Sudah Keluar dari Rutan KPK: Apa Alasannya?
Menpora didampingi jajaran PSSI melakukan inspeksi lapangan Stadion Utama GBK, termasuk mengecek kualitas rumput yang menjadi faktor krusial dalam pertandingan sepak bola internasional. Dari hasil peninjauan, kondisi lapangan dinilai sudah memenuhi standar dan siap digunakan.
Intinya kita pastikan semua sudah siap, termasuk kualitas lapangan dan fasilitas pendukung lainnya,” ujar Erick, Jumat, 20 Maret 2026.
Selanjutnya, Stadion Utama, Menpora juga meninjau Stadion Madya yang akan digunakan sebagai lokasi latihan tim peserta. Ia memastikan kesiapan venue pendukung tersebut agar seluruh tim dapat berlatih dengan nyaman dan maksimal selama turnamen berlangsung.
Tak hanya itu, Erick juga menyempatkan diri mengunjungi Garuda Store yang menyediakan berbagai merchandise resmi Timnas Indonesia, sebagai bagian dari dukungan terhadap ekosistem sepak bola nasional.
Erick kembali menegaskan bahwa Indonesia harus mampu menunjukkan kualitas sebagai tuan rumah yang profesional di ajang internasional. “Kita harus tunjukkan Indonesia bisa menjadi tuan rumah yang baik dan memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta,” tegasnya.
FIFA Series 2026 di Jakarta akan diikuti empat negara, yakni Indonesia, Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts dan Nevis.
BACA JUGA:Info Titik Banjir di Jakarta Hari Ini, 46 RT di10 Kelurahan Terendam
Turnamen ini menggunakan format semifinal, dilanjutkan final dan perebutan tempat ketiga.
Ajang ini menjadi momentum penting bagi Timnas Indonesia untuk mengasah kemampuan menghadapi lawan lintas konfederasi sekaligus meningkatkan daya saing di level global,"pungkasnya.