JAKARTA, DISWAY.ID - Belakangan ini publik menyoroti harga iPhone pasca Lebaran yang melambung tinggi di gerai resmi dan marketplace Indonesia.
Harga iPhone yang melonjak tinggi ini merupakan kondisi yang tak biasa sehingga memicu banyak pertanyaan dari kalangan konsumen.
Biasanya, harga gadget cenderung menurun seiring waktu. Bahkan series lama akan lebih terjangkau apabila produsen meluncurkan series terbaru.
BACA JUGA:Bukan Momennya! Harga iPhone 15 Pasca Lebaran Melonjak Naik Capai Rp1,5 Juta, Ternyata Ini Alasannya
Adapun series iPhone yang mengalami lonjakan harga di antaranya iPhone 14, iPhone 15, dan iPhone 16.
Kenaikan harga iPhone untuk tiga series tersebut cukup signifikan yakni mencapai Rp1,5 juta.
Harga yang melambung ini membuat konsumen berpikir dua kali untuk mendapatkan ponsel idaman pasca Lebaran 2026.
Lantas apakah perang Iran dengan Amerika Serikat (AS) picu kenaikan harga iPhone di Indonesia?
BACA JUGA:Bocoran Harga iPhone Foldable Terungkap, Bisa Tembus Rp40 Juta!
Perang Iran-AS Picu Kenaikan Harga iPhone di Indonesia
Lonjakan harga minyak akibat perang Iran dengan Amerika Serikat disebut berpotensi meningkatkan biaya produksi komponen elektronik.
Hal itu juga diungkap Chung Yi, CEO Samsung Display yang menyebut kenaikan harga minyak menyebabkan lonjakan biaya energi serta bahan baku yang digunakan pada sektor teknologi.
Kondisi ini menjadi ancaman di industri elektronik sehingga membuat biaya produksi perangkat semakin mahal.
"Harga minyak naik, harga bahan baku juga ikut naik" ujar Chung Yi dikutip Reuters, Rabu, 25 Maret 2026.
Chung memprediksi beban biaya bagi komponen elektronik akan meningkat signifikan, termasuk untuk jenis film dalam panel display.
BACA JUGA:Daftar Harga iPhone yang Naik Setelah Lebaran 2026, iPhone 15 Melonjak Rp1,5 Juta