CIKAMPEK, DISWAY.ID -- Hasan pemudik asal Pemalang, Jawa Tengah, yang hendak kembali ke perantauan, Ciledug, Kota Tangerang, mengaku sudah berdamai dengan kemacetan.
Baginya, kemacetan adalah teman perjalanan di setiap musim mudik maupun arus balik Lebaran.
"Tiap tahun sih arus mudik maupun balik selalu macet. Jadi ya seni-nya orang mudik memang seperti ini," kata Hasan saat ditemui di rest area KM 62 arah Jakarta, Kamis malam, 26 Maret 2026.
BACA JUGA:Antisipasi Lonjakan Kendaraan Pasca Lebaran, Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Priok
Ia mengaku berangkat dari Pemalang, Jawa Tengah, sekira pukul 09.00 WIB. Namun baru tiba di rest area KM 62 pada sore hari.
Tak hanya itu, Hasan bilang, sepanjang tol Pejagan-Cipali, sejumlah rest area terlihat ramai. Bahkan, ada pula yang ditutup.
"Macet dari daerah Brebes, arah tol Pejagan. Pokoknya setiap masuk rest area selalu full," kata Hasan kepada Disway, Kamis malam.
Meski demikian, Hasan dan keluarganya sempat mampir di rest area KM 260 B ruas Tol Pejagan-Pemalang untuk menuruti permintaan sang anak.
BACA JUGA:Arus Balik Lebaran 2026 Tembus 1,9 Juta Kendaraan, Puncak Kedua Diprediksi 28-29 Maret
BACA JUGA:H+5 Lebaran 2026, Rest Area KM 62 Arah Jakarta Penuh
"Tadi sempat berhenti di rest area Banjaratma, bekas pabrik gula. Karena anak pingin sekali masuk situ. Di sana juga ramai sekali," ungkapnya.
Cerita pemudik asal Majalengka
Sementara itu, pemudik wanita asal Majalengka, Jawa Barat, mengatakan perjalanan balik menuju Jakarta tidak mengalami kemacetan.
Ia mengaku berangkat dari kampung halamannya sekira pukul 15.00 WIB, dan tiba di rest area KM 62 sejak 19.00 WIB.
"Alhamdulillah nggak macet. Mungkin karena dekat kali ya," ujar Turah.