Max Verstappen dan RB22 Belum Klik Juga di Jepang, Ada Apa Redbull?

Jumat 27-03-2026,18:02 WIB
Reporter : Dimas Chandra Permana
Editor : Dimas Chandra Permana

"Anda seperti masuk ke mode pengaman, butuh sekitar 10, 15, 20 detik sebelum tiba-tiba tenaga kembali meledak," jelasnya lagi.

Ini merupakan gejala yang harus dipulihkan segera oleh teknisi Redbull.

Bagaimana mereka bisa menghadapi Mercedes dan Ferrari yang musim ini cukup poweful?

Redbull Bawa Part Baru dari Milton Keynes

Kepala Teknisi RBR, Paul Monaghan setuju bahwa hari perdana di Jepang penuh tantangan.

"Anda hanya perlu realistis melihat posisi kita. Ini bukan standar yang kai tetapkan sendiri, atau standar yang Max inginkan," respons dia.

Ia menambahkan pihaknya telah berhasil mengidentifikasi beberapa masalah hari ini. Namun belum dapat memastikan potensi Verstappen di hari Sabtu.

"Saya pikir kami telah mengidentifikasi beberapa hal yang salah.

"Sekarang pertanyaannya adalah bisakah kita memahaminya dengan cukup baik sehingga kita dapat pengaruh, mewujudkannya, memperbaikinya atau apapun itu untuk besok? 

"Mari kita lihat bagaimana besok. Tapi ya, hari ini saya gambarkan sebagai hari yang penuh tantangan bagi kami," jelasnya.

Kendati begitu Monaghan mengklaim Redbull salah satu tim yang membawa banyak perubahan di Jepang.

Bagian-bagian yang diubah di antaranya bagian sidepod, floor dan cover engine.

Menurutnya ini perubahan perubahan besar untuk geometris mobil yang dibawa langsung dari Milton Keynes, Inggris.

"Secara geometris ini merupakan perubahan cukup besar. Jadi saya berterima kasih kepada semua orang di Milton Keynes yang telah hadir di sini, karena itu adalah upaya yang luar biasa," bebernya.

"Mobil ini berperilaku baik, hanya saja masih ada beberapa aspek lain dari mobil yang saat ini kurang memuaskan. Ini yang sedang kami perbaiki besok," tambahnya.

Kategori :