Menurutnya, generasi muda kemungkinan akan semakin sulit memiliki rumah, kendaraan, bahkan aset lain yang dulu masih bisa dimiliki kelas menengah. Ia menilai sistem ekonomi ke depan akan lebih didominasi oleh sistem sewa.
“Dunia ini akan dibagi menjadi dua kelas yaitu kelas para elit dan kelasnya budak,” ucapnya.
Selain itu, Timothy juga menyoroti perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan, yang menurutnya, akan semakin menekan kelas menengah. Ia menilai pekerjaan berbasis komputer justru menjadi yang paling cepat tergantikan.
BACA JUGA:Pembelian Gas Elpiji 3 Kg Menjadi Semakin Rumit, Pengamat Soroti Nasib Kelas Menengah
Ia juga mengingatkan banyak orang terlihat mapan, tetapi sebenarnya hidup dalam jeratan utang. Kondisi tersebut membuat posisi kelas menengah semakin melemah dan perlahan turun menjadi kelas bawah.
Menutup pernyataannya, Timothy menegaskan video tersebut dibuat sebagai peringatan agar generasi muda lebih siap menghadapi perubahan. Ia berharap masyarakat bisa mulai mengubah pola pikir agar tidak tertinggal dalam perubahan besar yang sedang terjadi.