JAKARTA, DISWAY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terdampak perang Iran-Israel.
Setelah sempat berfluktuasi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin 30 Maret 2026 telah ditutup dengan melemah pada level 7,091.67 (-0.08 persen).
Diketahui, pelemahan dipimpin oleh saham-saham sektor Financials (-1.17 persen) dan Basic Materials (-0.08 persen).
Menurut Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Reza Priyambada, perang antara Iran dan Amerika Serikat (AS) - Israel pun masih menjadi alasan utama dibalik sentimen negatif yang menyelimuti pasar modal.
"Para investor masih wait and see menunggu perkembangan perang AS-Iran, serta data payroll AS dan data Inflasi Indonesia," jelas Priyambada kepada Disway, pada Selasa 31 Maret 2026.
BACA JUGA:IHSG Sesi I Ditutup Melemah 1,42 Persen, 364 Saham Melesat
Sementara itu, hal berbeda justru menimpa indeks utama bursa AS Bursa saham Wall Street, yang ditutup dengan mayoritas menguat.
"Sentimen positif disebabkan oleh pemulihan sementara atau tentative rebound setelah penurunan di minggu lalu dan mulai meredanya aksi jual di pasar obligasi," jelas Priyambada.
Dengan kondisi tersebut, PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk memproyeksikan bahwa IHSG pada perdagangan Selasa 31 Maret 2026 akan bergerak di kisaran support pada level 7,022 dan resistance pada level 7,148, dengan kecenderungan penguatan.
"Secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk white spinning top, di bawah MA5, indikator Stochastic flat pada area oversold. Sehingga dengan demikian, kami perkirakan IHSG akan mengalami penguatan," jelas Priyambada.
BACA JUGA:Pasar Saham Masih Lesu, Ini Prediksi IHSG Hari Ini
Rekomendasi Saham
Sementara itu, berikut adalah empat rekomendasi saham potensial rekomendasi para analis yang menarik untuk dipantau, yang terdiri dari :
Stock picks: AALI, TOBA, INDF, PTRO
AALI - Buy
▪︎ Harga berhasil menembus MA5 dan MA20.