Amerika – Iran Gagal Capai Kesepakatan, JD Vance: Pintu Damai Masih Terbuka

Minggu 12-04-2026,09:45 WIB
Reporter : Reza Permana
Editor : Reza Permana

JAKARTA, DISWAY.ID – Dalam pembicaraan yang dilakukan di Pakistan, Amerika – Iran gagal capai kesepakatan damai.

Wakil Presiden Amerika JD Vance mengatakan delegasi Iran belum menerima persyaratan Amerika untuk mengakhiri perang.

Pertemuan antara perwakilan Amerika dan Iran yang berlangsung di Islamabad 11 April berjalan selama 21 jam.

Tentu saja dengan gagalnya perundingan damai ini menimbulkan pertanyaan apakah perang akan kembali diteruskan oleh kedua belah pihak yang juga melibatkan Israel serta beberapa negara kawasan lainnya.

Donald Trump selaku Presiden Amerika menyampaikan bahwa pihaknya telaah mengepung kawasan Iran dengan kesiagaan penuh.

BACA JUGA:Gencatan Senjata AS–Iran Disambut Positif, Ketum PBNU Minta Dijaga Secara Permanen

Bahkan Trump dalam akun media sosialnya menuliskan jika tidak tercapai kesepakatan damai maka pihaknya akan lengsung melakukan kembali penyerangan.

Tidak hanya itu, Amerika juga telah mengirim sebuah kapal penghancur untuk melewati Selat Hormuz, meskipun akhirnya putar balik karena mendapatkan ancaman serius dari Iran.

Sedangkan Vance yang ikut ambil bagian dalam perundingan tersebut menyampaikan pada Minggu 12 April bahwa pihaknya masih belum bisa memastikan apa yang apan terjadi dengan kegagalan pembicaraan gencatan senjata ini.

“Iran memilih untuk tidak menerima persyaratan kami,” kata Vance.

BACA JUGA:Lebanon Darurat! Serangan Brutal Israel Langgar Janji Gencatan Senjata, Iran Sebut Pembantaian

Meskipun demikian menurut Vance bahwa kemungkinan untuk tercapainya kesepakatan masih terbuka.

“Kami pergi dari sini dengan proposal yang sangat sederhana, metode pemahaman yang merupakan tawaran terakhir dan terbaik kami,” tambahnya.

“Kita akan lihat apakah Iran menerimanya,” terangnya.

Adapun dari pihak Iran, Esmaeil Baqhaei yang merupakan juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, mengatakan dalam sebuah unggahan di media sosial pada hari Minggu bahwa diskusi di Pakistan mengenai berbagai topik.

Kategori :