JAKARTA, DISWAY.ID -- Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan sinyal kuat bahwa Timnas Indonesia berpeluang menghadapi tim besar pada agenda FIFA Matchday November 2026.
Momentum tersebut direncanakan berlangsung setelah gelaran Piala Dunia 2026, atau tepatnya FIFA Matchday November mendatang yang dinilai sebagai waktu ideal untuk menghadirkan lawan kelas dunia.
“Mudah-mudahan November habis Piala Dunia 2026 ada kesempatan lagi lawan tim besar. Dulu kita juga pernah lawan Argentina,” ujar Erick saat menghadiri acara Water Break PSSI Pers: 96 Tahun PSSI Fondasi Piala Dunia 2023 bersama I.League, FFI, dan GSI di GBK Arena, Jakarta, Kamis, 16 April 2026.
BACA JUGA:PSSI Fokus Skuad Timnas Indonesia Saat Ini, Erick Thohir: Naturalisasi Pemain Belum Dibahas
Meski sudah ada komunikasi dengan beberapa tim, Erick menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kesepakatan resmi.
Ia menyebut baru satu dari tiga undangan yang direspons, dan masih menunggu konfirmasi tertulis (black and white) sebelum mengumumkan lawan secara resmi.
“Saya tidak berani bicara sebelum ada surat resmi dari FIFA, dan tidak berani berasumsi siapa lawan kita. Kita masih menungu siapa yang datang ke Indonesia, tapi tim besar,” jelasnya.
Erick juga menegaskan bahwa agenda uji coba melawan tim besar merupakan bagian dari pembangunan jangka panjang menuju Piala Dunia 2030.
Menurutnya, ada tiga fondasi utama yang terus diperkuat seperti kualitas pemain, kualitas pelatih dan program pembinaan berkelanjutan.
BACA JUGA:Link Live Score Hasil Timnas Indonesia U17 vs Malaysia di Piala AFF U17 2026, Siapa Juara?
Ia menilai kualitas pemain Timnas saat ini sudah cukup baik, namun tetap perlu memperkuat kedalaman skuad dan menjaga kebugaran agar terhindar dari cedera jangka panjang.
Apresiasi untuk John Herdman dan Program Timnas
Erick juga memberikan apresiasi terhadap kinerja pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, yang dinilai serius dalam membangun tim dan mampu beradaptasi dengan kultur sepak bola Indonesia.
“Penting punya pelatih yang mengerti pemain, kuat secara taktik, dan bisa beradaptasi dengan kultur Indonesia,” ujarnya.
Selain itu, berbagai program seperti FIFA Series dan agenda uji coba internasional terus didorong untuk meningkatkan daya saing Timnas Indonesia.