Politik Bebas Aktif Permudah Indonesia Jalin Dialog dengan AS dan Rusia

Sabtu 18-04-2026,16:33 WIB
Reporter : M. Ichsan
Editor : M. Ichsan

JAKARTA, DISWAY.ID-- Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu) menyatakan, prinsip politik luar negeri bebas-aktif merupakan kunci utama bagi Indonesia untuk menjalin kerja sama intensif dengan berbagai negara di tengah dinamika geopolitik global.

Hal itu dibuktikan melalui lawatan diplomatik Presiden Prabowo Subianto ke Rusia, dan Prancis yang dilakukan bersamaan dengan kunjungan kerja Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin ke Amerika Serikat (AS).

BACA JUGA:Natalius Pigai: Kritik Feri Amsari dan Ubaedillah Badrun Tak Perlu Ditanggapi atau Dipolisikan

Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang menyatakan,  mobilitas diplomatik tingkat tinggi ke negara-negara berkekuatan besar tersebut menunjukkan konsistensi Indonesia dalam membuka ruang komunikasi dengan seluruh mitra strategis.  

“Tujuan perjalanan presiden adalah cara-cara diplomasinya presiden sendiri untuk terus menyampaikan bahwa politik luar negeri bebas aktif Indonesia terus membuka dialog dengan semua mitra strategis,” ujar Yvonne melalui keterangan resmi, Kamis 16 Aprl 2026 kemarin.

BACA JUGA:Link Streaming dan Live Score Final Four Proliga 2026 Surabaya Samator vs Jakarta Garuda Jaya Pukul 16.00 WIB

Menurut Yvonne, keberhasilan kunjungan yang menghasilkan kesepakatan konkret itu membuktikan bahwa posisi Indonesia diterima dengan baik oleh komunitas internasional.

Juru Bicara Kemlu RI menegaskan, agar pendekatan diplomasi paralel ini tidak disalahartikan sebagai langkah yang tidak berpendirian. 

“Hal tersebut menunjukkan bahwa kita bisa diterima oleh siapapun dan kapanpun. Pendekatan tersebut tak perlu dipandang sebagai upaya RI 'bermain di dua kaki',” tegasnya.

BACA JUGA:FIFA Matchday Juni 2026: 3 Negara Antri Lawan Timnas Indonesia, Siapa Lawannya?

Sebelumnya, dalam pertemuan bilateral di Rusia pada Senin (13/4/2026), Presiden Prabowo dan Presiden Vladimir Putin sepakat meningkatkan kerja sama di sektor ekonomi, antariksa, pertanian, industri, dan farmasi.

Di sektor energi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia turut melakukan negosiasi strategis terkait pembelian minyak mentah dan LPG dengan Menteri Energi Rusia, Sergey Tsivilev.

Sedangkan, Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin melakukan pertemuan dengan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth di Markas Pentagon, Washington guna menjaga stabilitas kawasan IndoPasifik.

Kategori :