Tensi Geopolitik Mereda, Analis Prediksi IHSG Akan Kembali Bergerak Menguat

Senin 20-04-2026,14:56 WIB
Reporter : Bianca Khairunnisa
Editor : M. Ichsan

JAKARTA, DISWAY.ID - Setelah beberapa kali berfluktuasi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (17/04) lalu telah sukses ditutup menguat pada level 7,634.38 (+0.17 persen), dengan dipimpin oleh saham-saham sektor Properties & Real Estate (+1.98 persen) dan Transportation & Logistics (+1.60 persen).

Seiring dengan itu, data PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk juga mengungkapkan bahwa asing juga turut membukukan net sell sebesar Rp 746.08 Miliar di pasar reguler dengan saham-saham yang paling banyak dijual seperti: BBCA, BMRI, BBRI, BUMI, dan ANTM. 

BACA JUGA:Update Harga Emas Antam Terbaru Hari ini 20 April 2026: Anjlok Rp44 Ribu, Segini Harga Per Gramnya!

"Sentimen positif disebabkan oleh meredanya tensi geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran mendorong kembali risk appetite investor terhadap aset berisiko, termasuk pasar berkembang seperti Indonesia," jelas Reza Priyambada selaku Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia, pada Senin (20/04).

Sementara itu secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk small black spinning top, masih di atas MA5 dan MA20, indikator MACD golden cross.

Sehingga demikian, IHSG diperkirakan akan kembali mengalami penguatan.

BACA JUGA:Mantan Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Gelapkan Dana Jemaat Gereja Rp28 Ditangkap usai Pelesir ke Luar Negeri

"Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 7,559 dan resistance pada level 7,705 dengan kecenderungan menguat," jelas Priyambada.

Rekomendasi Saham

Sementara itu, berikut adalah empat rekomendasi saham potensial rekomendasi para analis yang menarik untuk dipantau, yang terdiri dari :

Stock picks: ELSA, LSIP, ASII, BREN

ELSA - Buy

▪︎ Harga berhasil menembus MA20 dan MA5.

▪︎ Candle terakhir berbentuk bullish, didukung adanya akumulasi beli yang tercermin pada histogram hijau dalam indikator MACD.

BACA JUGA:Cerita-cerita Korban Premanisme di Jakarta, Penghambat Hajat Orang

Kategori :