JAKARTA, DISWAY.ID - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menggandeng Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemensiktisaintek) guna melakukan pembangunan Sumber Daya Manusia (ESD) bagi pembinaan olahraga di perguruan tinggi.
Langkah tersebut diambil Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir untuk mengembangkan atlet-atlet Indonesia yang berasal dari perguruan tinggi.
BACA JUGA:Nova Arianto Tegas! Fadly Alberto Dicoret dari Timnas Usai Tendangan Kungfu Brutal
Lebih lajut, Erick meyampaikan bahwa sejumlah fasilitas di dalam kampus diperbolehkan digunakan untuk kepentingan pengembangan atlet.
Menurut Erick, sinergi lintas kementerian dala meningkatka kualitas pelayanan punluk, khususnya dalam ruang lingkup ekosistem olahraga di nasional.
"Kita terus memperbaiki pelayanan publik dan menghasilkan capaian yang maksimal," ucap Ercik Thohir.
Erick menjelaskan bahwa kemunculan ide terlintas saat ia berdiskusi dengan Mendiktisaintek, Brian yang mempunyai misi sama, yakni membangun keolahragaan berbasis pendidikan tinggi.
BACA JUGA:Jusuf Kalla Klaim Berjasa Bawa Jokowi Jadi Presiden, Jokowi: Saya Bukan Siapa-siapa
Atlet-atlet yang tengah menempuh pendidikan atau yang dikenal sebagai student athlete, bisa sambil mengembangankan kemampuannya di dunia olahraga.
Pendidikan yang disediakan bagi para student athlete bukan hanya di dalam negeri tapi juga di luar negeri.
"Saya sangat mengapresiasi inisiasi kerja sama ini, kami bersama (sepakat) membangun keolahragaan, termasuk talenta atlet yang bisa kita jaga melalui fasilitas pendidikan tinggi," jelas Erick.
Sedangkan, Brian menambahkan jika pihaknya mendorong perguruan tinggi untuk menggairahkan olahraga dilingkungan kampus. Sebab, kata dia, kampus merupakan salah satu tempat lahirnya talenta atlet,
BACA JUGA:Satu Pelaku Penikaman Nus Kei Adalah Atlet MMA!
"Kita tahu ada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional, nah disitu saya yakin banyak atlet potensial yang lahir dari kompetisi itu. Kita ingin mahasiswa memiliki kebiasaan untuk berolahraga, hidup sehat," kata Brian.
Brian juga sepakat jika perguruan tinggi turut berkontribusi dalam melakukan pengelolaan sarana olahraga, sehingga para akademisi hingga mahasiswa yang juga atlet bisa memaksimalkan fasilitas olahraga.