Temuan Terbaru Kecelakaan Kereta di Bekasi, Gali Keterangan 2 Saksi Kunci

Senin 04-05-2026,17:02 WIB
Reporter : Rafi Adhi Pratama
Editor : Marieska Harya Virdhani

Terkait dugaan awal, Dirlantas menyebut belum dapat dipastikan apakah kecelakaan dipicu oleh kendaraan atau pengemudi.

Semua masih menunggu hasil analisis menyeluruh dari tim TAA.

"Belum bisa disimpulkan apakah dari mobil, sopir, atau faktor lain. Semua masih dalam proses penelitian," ucapnya.

Polisi juga menyoroti kondisi perlintasan sebidang yang disebut tidak dilengkapi palang pintu.

Hal ini akan dikoordinasikan dengan Kementerian Perhubungan, mengacu pada regulasi yang berlaku terkait keselamatan perlintasan kereta.

"Kita akan mengacu pada aturan Kementerian Perhubungan, termasuk terkait palang perlintasan. Hasil TAA nanti akan menentukan tindak lanjutnya," imbuhnya.

Selain memeriksa pengemudi, aparat juga melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kendaraan taksi, termasuk kelayakan jalan (uji KIR), sistem pengereman, serta komponen teknis lainnya.

Pemeriksaan kesehatan dan tes urine terhadap sopir juga telah dilakukan.

"Semua sudah kita cek, baik sopir maupun kendaraannya. Tapi saat ini statusnya masih sebagai saksi," ucapnya.

BACA JUGA:Cerita Pilu Petugas Basarnas Saat Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Lebih lanjut, pihaknya menyatakan belum ada penetapan tersangka dalam kasus ini.

Hasil analisis TAA nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan langkah hukum berikutnya, termasuk kemungkinan gelar perkara.

Di sisi lain, pengemudi taksi masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.

Polisi memastikan proses dilakukan secara menyeluruh, termasuk mengevaluasi kondisi psikologis sopir mengingat dampak kejadian yang cukup luas.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat ada perkembangan. Kita ingin memastikan semua faktor terungkap agar kejadian serupa tidak terulang, bukan hanya di Jakarta, tapi di seluruh Indonesia," imbuhnya.

Kategori :