DBL Super Teacher Jadi Langkah Baru Tingkatkan Kualitas Guru

Kamis 07-05-2026,13:01 WIB
Reporter : Agustinus Fransisco
Editor : Gunawan Sutanto

Peran itu mungkin jarang terlihat sorotan kamera, tetapi dampaknya sangat besar bagi perkembangan para pelajar-atlet.

"Peran guru sangat penting dalam perjalanan DBL. Tanpa guru-guru di sekolah, program pelajar atlet kami tidak akan bisa seperti sekarang. Kini saatnya kami ikut mewujudkan mimpi para guru yang selama ini mendampingi mereka," kata Azrul.


Kemendikdasmen melakukan sejumlah langkah konkret untuk berkolaborasi dengan DBL Indonesia salah satunya lewat program DBL Super Teacher-DBL Indonesia-

Azrul juga menegaskan bahwa guru memiliki peran yang jauh lebih luas daripada sekadar mengajar di kelas.

Menurutnya, guru adalah sosok yang memahami bahwa kegiatan non-akademik merupakan ruang penting bagi siswa untuk berkembang menjadi pribadi yang percaya diri, disiplin, mampu bekerja sama, dan menghargai orang lain. "Itulah yang membuat mereka layak disebut Super Teacher," ujarnya.

Program DBL Super Teacher terbuka secara gratis untuk seluruh guru di Indonesia. Nantinya, peserta akan melalui proses seleksi sebelum memperoleh kesempatan mengikuti berbagai pelatihan, pembelajaran, hingga pengalaman belajar ke luar negeri.

Konsepnya mengadopsi pola yang selama ini diterapkan dalam DBL Camp untuk para pelajar.

Tak hanya membahas DBL Super Teacher, pertemuan antara DBL Indonesia dan Kemendikdasmen juga membuka peluang kerja sama lain yang lebih luas.

BACA JUGA:Kisah Kartika Hatta Mahanani Back to Back MVP DBL Camp 2026

BACA JUGA:Kisah Jordan Marcellino di DBL Camp 2026, Dari Rasa Takut ke All-Star

Audiensi tersebut langsung dilanjutkan dengan rapat bersama sejumlah pejabat struktural Kemendikdasmen, seperti Mariman Darto, Rusprita Putri Utami, Maria Veronica Irene Herdjiono, Arif Jamali, hingga Asep Sukmayadi.

Dalam forum itu, Kemendikdasmen menilai DBL Indonesia memiliki pengalaman profesional dalam pengelolaan olahraga pelajar.

Karena itu, kementerian berharap kolaborasi bisa dilakukan di berbagai bidang, khususnya terkait manajemen talenta dan pengelolaan event yang lebih profesional.

"Kami berharap bisa melakukan kolaborasi dalam berbagai aspek. Misalnya pembenahan pengelolaan event rutin di bidang manajemen talenta agar lebih profesional," kata Mariman.

Selain itu, Kemendikdasmen juga berharap DBL Indonesia dapat terlibat dalam asesmen tes kebugaran saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Harapan tersebut muncul setelah kementerian melihat penerapan konsep sport science dalam Kopi Good Day DBL Camp 2026 yang berlangsung pada 27 April hingga 3 Mei lalu.

Kategori :