Nantinya, sistem tersebut sendiri direncanakan akan dirilis dalam bentuk aplikasi, yang terhubung dengan berbagai basis data pemerintah milik Kemensos, Dukcapil, BPS, PLN, BKN, Korlantas, BPJS, ATR/BPN serta sejumlah instansi lain.
Integrasi data itu diharapkan membantu pemerintah mengukur tingkat kelayakan penerima manfaat sekaligus memantau proses menuju kemandirian keluarga penerima bantuan.