Pentingnya Rotasi Ban Mobil, Berikut Jadwal dan Caranya

Sabtu 16-05-2026,10:19 WIB
Reporter : Reza Permana
Editor : Reza Permana

JAKARTA, DISWAY.ID - Salah satu yang wajib diperhatikan pleh pemilik mobil adalah pentingnya rotasi ban mobil, kapan dilakukan dan harus juga diketahui caranya.

Rotasi ban adalah proses memindahkan posisi ban dari satu sisi ke sisi lainnya secara berkala yang bertujuan agar keausan ban merata, sehingga umur ban jadi lebih panjang dan kendaraan lebih stabil saat dikemudikan.

Jika rotasi tidak dilakukan, ban yang bertindak sebagai penggerak mobil seperti FWD atau penggerak depan, RWD atau penggerak roda belakang biasanya akan lebih cepat aus karena menanggung beban puntir mesin, setir dan bahkan pengereman.

Hal ini akan mengakibatkan kenyamanan dan keamanan berkendara bisa menurun.

BACA JUGA:Tips dan Perbedaan Pilih Ban Mobil Listrik dengan Mobil Konvensional, Didesain untuk Pemakaian Berbeda

Selain itu, gaya berkendara, permukaan jalan yang dilalui, dan pengaturan keselarasan sudut serta keseimbangan roda (spooring dan balancing) juga berpengaruh terhadap seberapa sering kita perlu merotasi posisi ban.

Pihak MMKSI mengungkapkan bahwa pada umumnya, disarankan untuk merotasi ban setiap 6 bulan atau 10 ribu.

Sedangkan cara rotasi ban mobil bisa dibilang cukup mudah, namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

  • Front Wheel Drive (FWD): Mobil berpenggerak roda depan, kedua ban depan bertukar sisi (menyilang kiri ke kanan) namun pindah ke belakang. Ban belakang bertukar maju di sisi yang sama.
  • Rear Wheels Drive (RWD): Mobil berpenggerak roda belakang, kedua ban belakang diletakkan ke sisi depan dengan menyilang. Ban depan pindah ke belakang dengan sisi yang sama.
  • All Wheel Drive (AWD/4WD): Mobil berpenggerak empat roda, kedua set ban bertukar sisi dan posisi. Ban depan bergerak mundur dan bertukar sisi, dan ban belakang bergerak maju dan beralih sisi.

BACA JUGA:Jadi Ban Mobil Penumpang Terbaik, Bridgestone Sabet Penghargaan Gold Champion Wow Brand Award ke-7 Kalinya

Spooring dan Balancing

Kedua istilah ini tak hanya penting untuk membuat keausan ban merata, tetapi juga agak handling dan kenyamanan mobil tetap maksimal.

Spooring dilakukan untuk memastikan roda sejajar dan sudutnya sesuai spesifikasi pabrikan.

Tanda mobil wajib di-spooring adalah sebagai berikut:

  • Setir terasa tidak lurus saat mobil melaju lurus, mobil terasa menarik ke kanan atau kiri, ban aus tidak merata. Waktu ideal melakukan spooring adalah setiap 10 ribu kilometer atau setelah melalui jalan rusak, menabrak lubang, atau trotoar.

Balancing tujuannya agar roda berputar seimbang dan tidak bergetar saat kecepatan tinggi.

BACA JUGA: 5 Penyebab Ban Mobil Berdecit Saat Berbelok, Awas Hati-hati

  • Tanda perlu balancing: setir bergetar saat kecepatan tinggi, ban terasa tidak stabil atau bergoyang. Waktu ideal melakukan balancing setiap rotasi ban, atau jika terasa getaran pada roda.

Nah, setelah mengetahui pentingnya rotasi ban, spooring dan balancing sebaiknya segera lakukan ke mobil Mitsubishi Motors kesayangan jika belum atau sudah terasa gejala-gejala seperti yang disebut di atas.

Kategori :