Cek Kurs Dolar AS Hari Ini Kamis 21 Mei 2026, Rupiah Masih Loyo

Kamis 21-05-2026,10:00 WIB
Reporter : Marieska Harya Virdhani
Editor : Marieska Harya Virdhani

JAKARTA, DISWAY.ID – Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS hari ini, Kamis 21 Mei 2026 masih tertekan. 

Rupiah masih betah melemah di Rp17.678 per Dolar AS dari data Morningstar dan XE per pukul 10.00 pagi ini. 

Meski dibuka menguat tipis dibanding kemarin di angka Rp17.700an, namun tetap sentimen negatif masih membayangi. 

BACA JUGA:Airlangga: Defisit APBN 2027 Dijaga di Level 1,8 - 2,4 Persen, Rupiah Maksimal Ditekan ke Rp17.500

Sebelumnya, berdasarkan data Bloomberg pada pukul 9.05 WIB di pasar spot exchange, nilai tukar rupiah hari ini melemah 37 poin (0,21%) ke level Rp 17.743 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS terlihat menguat tipis 0,05% ke level 99.378.

Nilai tukar rupiah pada hari Rabu 19 Mei 2026 kemarin ditutup melemah 35 poin terhadap dolar AS, setelah sebelumnya sempat melemah 70 poin di level Rp 17.703.

BACA JUGA:Makin Anjlok! Cek Nilai Tukar Rupiah Hari ini Rabu, 20 Mei 2026

Sebelumnya, sebagai upayanya dalam menstabilkan nilai tukar rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS) yang hingga saat ini masih tertekan, Bank Indonesia (BI) turut menyoroti potensi yang dimiliki oleh cadangan devisa.

Dalam penuturannya, Gubernur BI Perry Warjiyo menilai bahwa cadangan devisa Indonesia masih lebih dari cukup untuk melakukan intervensi di pasar valuta asing guna menstabilkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

BACA JUGA:Kurs Dolar AS Hari Ini di Momen Harkitnas 2026 Naik Jadi Rp17.743, Rupiah Terus Tertekan

Adapun saat ini, cadangan devisa masih berada di atas metrik Assessing Reserve Adequacy (ARA) yang ditetapkan Dana Moneter Internasional (IMF).

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyinggung kelompok elite yang dinilai terlalu takut terhadap kenaikan kurs dolar AS dan kekhawatiran soal ketersediaan BBM.

BACA JUGA:Rupiah Menurun Tajam ke Angka Rp 17.700 Lebih, Ekonom Soroti Peran Kerentanan Fiskal

Dalam Rapat Paripurna DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu 20 Mei 2026, Prabowo menyebut sikap tersebut dapat membuat Indonesia menjadi bangsa yang lemah.

Kategori :