Kenalan dengan Panjul, Sapi Kurban Prabowo yang Dibeli dari Peternak Asal Ciputat

Kamis 21-05-2026,10:30 WIB
Reporter : Fandi Permana
Editor : Fandi Permana

TANGSEL, DISWAY.ID – Sepekan jelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, banyak hewan kurban mulai diperjualbelikan. 

Salah satunya hewan kurban yang dijajakan oleh peternak lokal asal Ciputat, Kota Tangerang Selatan.

BACA JUGA:Pramono Larang Keras Lapak Hewan Kurban Caplok Trotoar Jakarta!

Alangkah mujurnya, bak ketiban durian runtuh, peternak asal Ciputat, Zamroni mendapat pesanan hewan kurban dari Presiden Prabowo Subianto. 

Sapi bernama Panjul ini terpilih sebagai hewan kurban bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk dibagikan kepada masyarakat.

Panjul yang merupakan sapi lokal bobot mencapai 1,05 ton, Panjul dirawat secara khusus agar tetap sehat hingga hari penyembelihan.

Mengutip laporan Banten TV, Panjul merupakan sapi yang dirawat di kandang Maqribie Farm, Ciputat, Kota Tangerang Selatan. Usai dibeli Prabowo, Panjul menjadi pusat perhatian.

BACA JUGA:Prabowo Santai 'Harga Dolar Naik Berapa Ribu Kek', Pedagang Hewan Kurban Tetap Kena Imbas

Posturnya yang besar, bulunya bersih mengilap, dan tingkahnya tenang saat didekati para pekerja maupun pengunjung.

Tak banyak yang menyangka, sapi jenis Pegon Cross asal Kediri, Jawa Timur ini terpilih menjadi hewan kurban bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

“Awalnya saya dapat info dari dinas bahwa Pak Presiden mau kurban dan Alhamdulillah saya beranikan diri dan diuji lolos semuanya,” ujar pemilik peternakan Zamroni, Rabu, 20 Mei 2026. 

Zamroni Maqribie, mengaku bangga sekaligus terharu karena Panjul yang dirawat sejak kecil kini dipercaya menjadi sapi kurban Presiden.

“Waktu umur dua tahun dia sempat tidak mau makan. Saya bilang ‘dasar lu Panjul’, eh dia langsung berdiri dan langsung makan. Dari situ akhirnya, waah si Panjul nih namanya,” ungkapnya.

Berdasarkan penimbangan terakhir pada April lalu, Panjul memiliki bobot mencapai 1,05 ton dan ditaksir bernilai sekitar Rp120 juta.

Dipantau Dinkes

Untuk memastikan kondisinya tetap prima, Panjul mendapatkan perawatan khusus setiap hari. Mulai dari pakan berkualitas, jamu tradisional, hingga pemeriksaan kesehatan rutin oleh petugas dinas yang datang dua kali setiap bulan.

Kategori :