AHY: Indonesia Harus Punya Industri Maritim yang Kuat dan Modern

Kamis 21-05-2026,21:55 WIB
Reporter : Fajar Ilman
Editor : M. Ichsan

Ia juga menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia dan budaya kerja unggul dalam mendukung peningkatan kapasitas produksi nasional.

BACA JUGA:Kolaborasi Polda Jambi dan PT Triputra Agro Dorong Produktivitas Jagung Petani Lokal

Menurutnya, transformasi industri tidak hanya berbicara soal teknologi dan produksi, tetapi juga pembangunan human capital yang kompeten dan berdaya saing.

Dalam sesi wawancara bersama media, Menko AHY menegaskan pemerintah terus mendorong kemandirian industri strategis nasional, termasuk melalui penguatan produksi dalam negeri, transfer teknologi, dan kerja sama internasional.

"Di mana kita mampu memproduksi sendiri dengan teknologi yang kita miliki, maka itu harus kita lakukan dan kita dahulukan produksi dalam negeri,"tegasnya.

Ia juga mengapresiasi pengembangan Kapal Selam Otonomos (KSOT) sebagai salah satu inovasi karya anak bangsa yang menunjukkan kemajuan teknologi maritim Indonesia.

BACA JUGA:Koalisi Masyarakat Sipil: Intimidasi Aktivis hingga Pembubaran Diskusi Cerminkan Gaya Orde Baru

Selain membahas sektor maritim, Menko AHY turut menyampaikan perkembangan proyek Giant Sea Wall sebagai upaya perlindungan kawasan Pantai Utara (Pantura) Jawa dari ancaman penurunan muka tanah dan kenaikan permukaan air laut. 

Menurutnya, pemerintah saat ini terus menyempurnakan roadmap dan koordinasi lintas wilayah agar proyek strategis tersebut dapat segera direalisasikan.

"Saya sudah menyampaikan dan melaporkan kepada Pak Presiden kita masih mengawal proyek ini di tahun 2026, dan mudah-mudahan pada 2027 pelaksanaannya semakin matang," pungkas Menko AHY.

Kategori :