Apa Jadinya Sepak Bola Digabung dengan Golf? Footgolf Kini Jadi Tren

Minggu 24-05-2026,03:01 WIB
Reporter : Marieska Harya Virdhani
Editor : Marieska Harya Virdhani

Kehadiran Sunrise Society turut memperkuat engagement Bank Saqu dengan komunitas dan generasi produktif yang memiliki gaya hidup aktif.

Hal ini tercermin dari respons positif masyarakat yang mengikuti kegiatan ini.

Meskipun dikemas sebagai fun match dan bukan turnamen profesional, Bank Saqu Sunrise Society Vol. 5 tetap menghadirkan apresiasi bagi peserta terbaik melalui beberapa kategori penghargaan, yaitu Best Gross 1, Best Gross 2, Best Gross 3, Longest Drive Winner dan Nearest to the Pin Winner.

Hal ini diharapkan dapat menambah pengalaman yang fun dan engaging bagi seluruh peserta yang mengikuti kegiatan.

“Ke depan, Bank Saqu berharap Sunrise Society dapat terus berkembang sebagai platform komunitas yang mendorong hidup sehat, koneksi sosial, dan kebiasaan positif yang berkelanjutan,” tambah Willy.

BACA JUGA:Bank Jasa Jakarta Resmi Menjadi PT Bank Saqu Indonesia, Manajemen Singgung Perkembangan Era Digital

Pada olahraga footgolf, pemain menendang bola sepak (ukuran 5) hingga masuk ke dalam lubang berdiameter sekitar 50 cm, dengan jumlah tendangan sesedikit mungkin.

Footgolf pertama kali berkembang di Netherlands sekitar tahun 2008, dan mulai populer di Argentina, United States dan negara-negara Eropa lainnya.

BACA JUGA:10 Promo Makanan Bank Saqu Spesial Natal 2024, Banjir Cashback!

Permainan ini mengikuti aturan dari Federasi FootGolf Internasional (FIFG) dengan sistem penilaian yang serupa dengan golf seperti par, birdie dan eagle.

Dalam kondisi normal, permainan dengan format 18 hole dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 90–120 menit.

Pada Bank Saqu Sunrise Society Vol.5, permainan mengacu pada prinsip dasar tersebut dengan pendekatan fun & social play, sehingga tetap nyaman diikuti baik oleh pemula maupun pemain berpengalaman.

Kategori :