Di tengah hamparan abu dan reruntuhan itu, sejumlah warga tampak kembali mendatangi bekas rumah mereka yang hampir rata dengan tanah akibat ulah si jago merah.
Dengan peralatan seadanya, mereka terlihat menyisir puing-puing untuk mencari barang-varang yang masih bisa diselamatkan atau pun berharga.
Dari pantauan reporter Disway di lokasi sekira pukul 12.00 WIB, sebagian warga terlihat mengangkat potongan seng dan kayu yang menutupi area bekas bangunan.
Ada pula yang memilah barang-barang yang ditemukan di antara reruntuhan, mulai dari peralatan rumah tangga hingga dokumen penting yang masih tersisa.
BACA JUGA:Kebakaran Kemayoran Sisakan Duka, Warga Mengais Harta di Tengah Abu dan Reruntuhan
Suasana haru sesekali tampak ketika warga menemukan sisa barang milik keluarga yang berhasil lolos dari kobaran api.
Namun, tidak sedikit pula yang harus menerima kenyataan bahwa sebagian besar harta benda mereka telah musnah.
Sementara itu, sejumlah warga lainnya mulai membersihkan area bekas kebakaran.
Mereka menyingkirkan material yang dianggap masih bisa digunakan kembali serta mengumpulkan puing-puing untuk memudahkan proses pembersihan.
Tak jarang pula terlihat sejumlah anak-anak yang masih mencari barang berharganya. Terdengar suara sesegukan dari bocah tersebut lantaran barang kepuanyaannya ludes terbakar.
BACA JUGA:Mengapa Rayhan Hannan Selalu Dipanggil Timnas Indonesia? Ini Jawaban John Herdman
"Yah sepatu bola aku yang warna hijau udah hangus. Padahal baru beli. Belum dipakai," kata anak tersebut.
Di lokasi yang kini dipenuhi abu dan reruntuhan, perjuangan warga belum berakhir.
Setelah api padam, mereka harus memulai babak baru: mengumpulkan kembali kepingan kehidupan yang tersisa dan membangun harapan dari puing-puing kebakaran.