Masih Melemah, Penutupan IHSG Sesi I Anjlok 2,53 Persen

Jumat 05-06-2026,13:59 WIB
Reporter : Bianca Khairunnisa
Editor : Fandi Permana

JAKARTA, DISWAY.ID - Setelah diawali dengan menguat tipis sebanyak 0,11 persen ke level 5.846,49 pada pembukaan perdagangan pagi hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menutup sesi I perdagangannya dengan terkoreksi di zona merah.

Dilansir dari hasil pantauan Disway, IHSG pada Jumat, 5 Juni 2026 siang ini resmi menutup sesi I perdagangannya dengan melemah sebanyak 147,63 poin atau setara dengan 2,53 persen ke level 5.692,16. 

BACA JUGA:Sony Sonjaya Siap Buka-bukaan, Ajukan Justice Collaborator Kasus Tata Kelola MBG

Tidak hanya itu, pelemahan serupa juga terjadi kepada kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45, yang juga ikut turun mendekati penutupan. Dalam hal ini, Indeks LQ45 terkoreksi sebanyak 14,29 poin, atau turun sebesar 2,46 persen ke level 566,63. 

Menurut Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Reza Priyambada, pelemahan Rupiah ini sendiri masih menjadi faktor utama dibalik sentimen negatif yang menyelimuti pasar.

"Rupiah yang ditutup melemah 0,46 persen ke level Rp18.033 per dolar AS, telah menjadi rekor penutupan paling rendah sepanjang sejarah," jelas Priyambada kepada Disway, pada Jumat, 5 Juni 2026

BACA JUGA:Imbas Rupiah Melemah, Alfamart Beri Sinyal Kenaikan Harga Produk-produk Retail

Sementara itu menurut Peneliti saham dari MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, tekanan juga datang dari saham-saham konglomerasi yang mencatatkan pelemahan signifikan dan menjadi pemberat utama IHSG. 

"Pergerakan IHSG dibebani oleh emiten-emiten konglomerasi yang selama dua hari belakangan ini bergerak menguat signifikan, bahkan mengalami auto reject atas (ARA)," jelas Herditya.

Kategori :