BACA JUGA:Lawan iPhone 17, Oppo dan Huawei Diam-diam Uji Coba Sensor Kamera Depan 100MP
5. Cek Keaslian dan Riwayat Perangkat
Langkah berikutnya adalah memastikan keaslian iPhone.
Masuk ke menu:
Settings > General > About
Perhatikan beberapa informasi penting seperti:
- Nama model iPhone
- Kapasitas penyimpanan
- Nomor seri
- IMEI
- Modem Firmware
Jika perangkat mendukung fitur Parts and Service History, periksa apakah ada komponen yang pernah diganti.
Apabila terdapat penggantian komponen resmi, biasanya akan muncul keterangan bahwa part tersebut merupakan komponen asli Apple.
Untuk iPhone ex-inter, pastikan status IMEI sudah terdaftar dengan benar. IMEI dapat dicek melalui situs resmi pemerintah untuk memastikan perangkat aman digunakan di Indonesia.
Selain itu, cocokkan nomor seri, model number, dan IMEI dengan informasi yang tertera pada kotak penjualan. Kesesuaian data ini dapat membantu memastikan identitas perangkat.
BACA JUGA:Perang Iran-AS Picu Kenaikan Harga iPhone di Indonesia? Cek Faktanya di Sini
Gunakan 3uTools untuk Pemeriksaan Tambahan
Bagi yang ingin melakukan pengecekan lebih mendalam, aplikasi 3uTools bisa menjadi solusi.
Hubungkan iPhone ke laptop, kemudian buka fitur Verification Report.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:
- Skor pemeriksaan perangkat
- Riwayat komponen
- Nomor seri baterai
- Nomor seri layar
- Nomor seri kamera
- Jumlah siklus pengisian baterai
Melalui data tersebut, pengguna bisa mengetahui apakah komponen masih original atau pernah mengalami penggantian.
Selain itu, jumlah siklus baterai juga memberikan gambaran mengenai tingkat penggunaan perangkat selama ini.
BACA JUGA:Bocoran Harga iPhone Foldable Terungkap, Bisa Tembus Rp40 Juta!