Menag Nasaruddin: Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta Libatkan 4.700 Pengawas Madrasah

Rabu 10-06-2026,10:36 WIB
Reporter : Moh Purwadi
Editor : Subroto Dwi Nugroho

BANDUNG, DISWAY.ID -- Sebanyak 4.700 pengawas madrasah di seluruh Indonesia akan terlibat dalam mengawal implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).

Komitmen tersebut diperkuat dengan peluncuran Gerakan Satu Pengawas Satu Madrasah Praktik Baik Implementasi KBC oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar.

“Pengawas adalah orang-orang terbaik yang mengawal mutu pendidikan madrasah. Pendidikan harus melahirkan cinta, bukan kebencian,” kata Menag dihadapan ratusan pengawas madrasah, Selasa, 9 Juni 2026.

BACA JUGA:Bansos Berubah Jadi Bantuan Tunai Rp5,4 Juta, Pemerintah Gunakan AI untuk Penyaluran Tepat Sasaran

Sebagai penanda dimulainya gerakan tersebut, diluncurkan Buku Saku KBC bagi Pengawas Madrasah.

Buku saku ini telah terintegrasi dengan Madrasah Digital Supervision (MDS) sebagai instrumen pendampingan dan pengawasan implementasi KBC.

Menag mengajak seluruh pengawas madrasah untuk mengawal implementasi KBC secara berkelanjutan.

Menurutnya, pengawas memiliki posisi strategis dalam memastikan program-program penguatan karakter berjalan efektif di satuan pendidikan.

Menag juga menegaskan bahwa KBC merupakan pengembangan dari konsep ekoteologi yang menekankan hubungan harmonis antara manusia, alam semesta, dan Tuhan.

BACA JUGA:Evaluasi Setahun Sekolah Rakyat, Prof Nuh Fokus 2 Poin Penting

“Kalau semua kitab suci, termasuk Al-Qur’an, dipadatkan menjadi satu kata, maka kata itu adalah cinta,” ujar Menag.

Menurutnya, implementasi KBC akan memberikan dampak positif di lingkungan madrasah dan pesantren.

Ia menyebut budaya tawuran, perundungan, kekerasan fisik, hingga berbagai bentuk intoleransi harus terus ditekan melalui penguatan pendidikan yang berlandaskan nilai kasih sayang.

Pada kesempatan tersebut, Menag turut menyampaikan apresiasi kepada para pengawas madrasah atas kontribusinya dalam meningkatkan kualitas pendidikan Islam. 

Berbagai capaian madrasah di tingkat nasional dan internasional, menurutnya tidak lepas dari peran para pengawas yang konsisten melakukan pembinaan dan pendampingan.

Kategori :