Dasco Yakin Rupiah Bakal Menguat, Minta Masyarakat Lepas Simpanan Dolar

Kamis 11-06-2026,19:48 WIB
Reporter : Anisha Aprilia
Editor : Marieska Harya Virdhani

"Oleh karena itu, fiskal dan moneter sepakat untuk sama-sama meningkatkan daya tarik imbal hasil supaya inflows ini kembali masuk besar dan mendukung stabilitas nilai tukar rupiah," ujarnya.

BACA JUGA:Harga Emas, Dolar, dan Kripto Fluktuatif, Ini Solusi Ketidakpastian Situasi Ekonomi yang Banyak Dilirik

Selanjutnya, langkah kedua adalah menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang dan sektor perbankan.

Upaya ini dilakukan melalui pengelolaan kas pemerintah yang tetap ditempatkan di BI, disertai peningkatan remunerasi atau bunga yang dibayarkan BI kepada pemerintah.

Menurut Perry, kebijakan tersebut memungkinkan operasi moneter tetap berjalan efektif untuk menjaga stabilitas rupiah, sementara kebijakan fiskal juga dapat berjalan optimal dalam mendukung perekonomian.

Ia optimis sinergi kedua kebijakan tersebut dapat menjaga stabilitas makroekonomi sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.

BACA JUGA:Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pemerintah Optimis Fundamental Ekonomi Tetap Kuat

"Dua hal itu yang kami lakukan. Kami sepakat ini akan terus kita lakukan penguatan koordinasi fiskal yang sudah kuat selama ini sekarang diperkuat dan secara berkesinambungan terus akan diperkuat saling mendukung saling memperkuat untuk sama-sama mendorong pertumbuhan ekonomi stabilitas nilai makroekonomi sesuai dengan dinamika yang ada," imbuhnya.

"Dengan keyakinan bahwa fundamental ekonomi kita itu bagus," pungkasnya," sambungnya.

Kategori :